Dalam dokumen gugatannya, Angelica Vasquez mengaku, pernah beberapa kali melaporkan tindak diskriminatif dan pelecehan yang dialaminya.
Salah satunya terjadi pada November 2024, di mana dia merasa diabaikan dan diejek rekan kerja maupun atasannya. Kemudian Maret 2025, kondisi semakin memburuk.
“Pelecehan terhadap Angelica semakin memburuk dan berubah menjadi kekerasan. Dia bahkan dilempar gantungan baju hingga mengenai kakinya,” bunyi lain gugatan itu.
Tak hanya menerima perlakuan diskriminatif dan pelecehan, Angelica Vasquez mengklaim, Kylie Jenner tidak membayarkan penuh haknya sebagai pekerja, termasuk biaya overtime.