JAKARTA - Kesuksesan hanya milik orang yang tak pernah pantang menyerah dan mau terus berusaha. Selalu bisa bangkit dari keterpurukan bahkan mampu menyelesaikan berbagai macam rintangan hidup membuat Muhammad Bahtera Fajri kini sukses membangun karirnya sebagai seorang influencer, konten kreator sekaligus entrepreneur.
Lahir dari keluarga yang sederhana, Fajri mengatakan bahwa dirinya dan sang ibunda pernah pindah ke Medan hanya demi menyambung hidup. Nahasnya, kehidupannya di Medan juga bisa dikatakan tak lebih baik dari Jakarta, mengingat ia dan ibunya sempat kesulitan makan hingga harus mengambil beras milik orang lain.
Sadar dengan lelahnya sang ibu yang bekerja demi dirinya, Fajri pun mulai berpikir. Bahkan ia sempat mengikuti turnamen game untuk bisa membayar uang SPP sekolahnya.
Menariknya, dari ajang tersebut ia mulai berpikir untuk bisa membuat turnamen sendiri. Ia pun memulai kariernya dengan membangun channel YouTube Bahtera TV yang rupanya mampu mengubah nasibnya dan keluarga menjadi jauh lebih baik.
"Bahtera TV awalnya hanya seorang bocah yang membuat berita tentang esport dengan cara mencari berita sendiri dan mengeditnya," ungkap Fajri.

"Akhirnya saya beranikan diri buat acara turnamen dan mengajukan proposal ke beberapa brand yang mana saat ini masuk suatu brand topup game online. Saat itu saya bahagia sekali ada yang mau sponsorin walau gak ada nama," paparnya.
Singkat cerita Bahtera TV pun mampu menjadi EO yang dikenal di beberapa anak gamers PC ataupun mobile. Bahkan hal itu terus berkembang hingga ia mengenal top up game online dan Bahtera Store pun semakin dikenal.
"Dulu sakit merintisnya, sampai beli susu anak aja kesusahan dibantu keluarga. Setelah sekian lama saya dapat tawaran dari perusahaan Singapura mendapatkan 200-300 dollar," jelasnya.
"Sekian berjalannya waktu akhirnya kenal tentang per-topup-an game online," lanjutnya.
Dengan tanpa modal, awalnya dia bergabung menjadi reseller orang secara gratis. Dan ketika mulai ada modal 100 ribu, dirinya belajar cara topup sendiri dan cara mendapatkan modal murah.
"Akhirnya banyak yang gabung jadi reseller ku dan namaku mulai dikenal beberapa kalangan," paparnya.
Kendati begitu, Fajri mengaku bahwa ia sempat ditipu ratusan juta oleh suppliernya. Hal itu membuatnya mendadak bangkrut lantaran harus mengganti uang milik supplier.
Akan tetapi, berkat dirinya yang memiliki sifat pantang mundur dan tak mudah putus asa, Fajri pun kembali bangkit. Bahkan setelah kebangkrutannya ia justru mendapatkan banyak tawaran bisnis dan kerjasama dari jaringan dan klien bisnisnya.
Dengan semangatnya yang tersisa, ia kembali bangkit bahkan usahanya melesat dari sebelum kejatuhannya.
Saat ini, Fajri sudah memiliki delapan karyawan dan mampu memberikan gaji yang layak untuk mereka.
(van)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri