JAKARTA - Pendiri bisnis investasi robot trading Auto Trade Gold (ATG), Wahyu Kenzo di tangkap oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota di Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu, 4 Maret 2023 lalu. Penangkapan pria yang dijuluki Crazy Rich Surabaya tersebut berhubungan dengan dugaan tindak pidana perdagangan, ITE dan pencucian uang puluhan ribu orang dengan kerugian mencapai Rp 9 triliun.
Ditengah hebohnya kasus yang menjerat Wahyu Kenzo, rupanya presenter Olive Lee merupakan salah satu dari sekian banyak korban dari sponsor Persebaya dan Arema FC tersebut. Ia bahkan mengaku sudah menjadi member dari ATG sejak 2021 lalu.
Olive mengatakan bahwa dirinya tergiur untuk masuk menjadi member lantaran melihat sang pemilik yang memiliki hubungan kedekatan dengan beberapa publik figur Tanah Air. Apalagi, beberapa orang yang telah bergabung mengatakan jika mereka mendapatkan keuntungan hingga 15 persen setiap bulannya.
"Sebagai seorang pebisnis yang juga sudah pensiun tentulah ini peluang yang sangat bagus, dan ternyata begitu beberapa bulan saya ada di dunia robot trading, saya melihat banyak member dari berbagai kalangan, seperti ibu rumah tangga, bapak-bapak yang terkena PHK dampak dari pandemi, bahkan orang-orang yang memiliki kebutuhan khusus," ujar Olive Lee kepada wartawan.

"Wah saya pikir ini adalah bisnis yang luar biasa bisa menjadi solusi bagi berbagai lapisan," sambungnya.
Olive sendiri mengatakan bahwa di awal dirinya bergabung, ATG menjadi satu-satunya robot trading yang aman dan tidak bermasalah. Begitupun ketika banyak robot trading yang mati, hanya ATG lah yang tak mengalami hal serupa, hingga ia mendapat keuntungan dari hal itu.
"Singkat cerita pada bulan Februari 2022 ada banyak robot trading yang bermasalah, namun hanya robot trading yang saya gunakan (ATG) tidak mengalami hal serupa seperti yang lain. Sampai bulan Maret 2022 saat semua robot trading mati, namun ATG masih berdiri tegak bahkan bisa mengambil uang walaupun terbatas," bebernya.
Akan tetapi, lambat laun ATG mengalami kendala, bahkan ada cukup banyak member yang mengaku tak bisa mengambil uang simpanan mereka. Hal itulah yang membuat Olive mulai mencari tahu kebenarannya, terlebih, ia sempat mendengar soal pembekuan dana oleh PPATK.
"Puncaknya pada tanggal 8 Maret lalu resmi memutuskan sang pemilik robot trading Wahyu Kenzo ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas tindakan pencucian uang dan atas dugaan penggelapan dana dari kasus robot trading yang dimilikinya dengan total kerugian di nilai Rp 9 T dengan jumlah member terdaftar sesuai dengan hasil informasi dari polisi sebanyak 25 ribu yang tersebar di berbagai negara," paparnya.
Lewat kasus ini, Olive mengaku hanya meminta kejelasan dari pihak berwajib terkait hal tersebut. Ia pun berharap aparat bisa transparan dalam menangani kasus ATG.
"Ya saya dan member lain harapkan adanya kejelasan dan transparan dalam kasus ini. Namun saya juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja kepolisian yang luar biasa membantu masalah ini, terutama kepada Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budhi Hermanto, dan jajaran Kepolisian dari Polda Jatim," pungkasnya.
(van)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri