JAKARTA - Event #NgeShortsBareng yang digagas oleh StarHits dan YouTube Indonesia sudah berhasil menarik beberapa konten kreator berbakat dengan konten yang kreatif dan menghibur.
Salah satu kreator Palembang yang bergabung dalam manajemen StarHits adalah Meryani atau yang biasa dikenal dengan konten kreator dengan nama YouTube Channel Story Meryani.
Lahir di Palembang 22 tahun silam, Meryani mengatakan bahwa ia akhirnya terjun ke dunia konten kreator karena iseng mengunggah foto di platform berbagi foto dan video.
Hingga perwakilan dari sebuah platform video pendek menghubunginya untuk bekerja sama menjadi seorang kreator dan terus berlanjut hingga saat ini di platform YouTube.

Menjadi kreator sejak 2018, video pertama yang ia unggah kini telah mencapai 18 juta viewers
“Awalnya ada 97 ribuan viewers, sekarang udah sampe 18 jutaan viewers,” kata Meryani.
Sebagai konten kreator yang mengusung konsep daily life hingga konten random yang menghibur, Meryani mengaku bahwa dirinya terinspirasi dari entertainer sekaligus konten kreator kondang di Indonesia yaitu Raffi Ahmad.
Menjadi konten kreator pastinya tidak luput dari kesulitan atau struggle yang harus dihadapi, seperti Meryani yang mengatakan bahwa sebagai kreator, dirinya harus selalu memikirkan tentang ide konten yang bisa membuat penontonnya nyaman.
“Struggle yang biasa dihadapi itu ide, karena harus berjuang mikir konten yang bisa bikin orang nyaman nonton video kita dan mempertahankan viewers. Research idea itu si yang paling penting dan cukup sulit,” jelas Meryani.
Seperti yang telah kita tahu, konten kreator yang mengusung konsep daily life kini semakin menjamur di Indonesia. Sebagai salah satu dari kreator tersebut, Meryani memiliki strateginya tersendiri untuk membuat jumlah viewers dan subscribers tetap stabil bahkan meningkat.
“Kita harus melihat dari perkembangan video yang kita upload dan liat konten apa yang banyak disukai orang. Misalkan konten jedag jedug, nah kalian bisa upload konten yang serupa dengan jedag jedug agar konten kalian viewers nya stabil. Biasanya sound juga berpengaruh untuk viewers. Kalau misalkan video kalian ada yang viral dengan satu sound cobalah kalian spam konten dengan sound yang sama biasanya itu akan naik,” ungkap Meryani.
Seperti yang sudah diumumkan oleh YouTube akhir di akhir tahun lalu, konten YouTube Shorts kini sudah bisa mulai dimonetisasi dengan syarat-syarat tertentu. Meryani berharap jika ke depannya YouTube akan terus mengeluarkan fitur-fitur terbar.