Share

Cerita Dikta, Menangis hingga Teriak saat Tahu Ayah Sakit: Gak Mau Lihat Dia Pergi

Melati Pratiwi, MNC Portal · Kamis 26 Januari 2023 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 33 2753405 cerita-dikta-menangis-hingga-teriak-saat-tahu-ayah-sakit-gak-mau-lihat-dia-pergi-BxMOchJNRg.jpg Dikta. (Foto: Instagram)

JAKARTA - Pradikta Wicaksono atau akrab disapa Dikta menceritakan momen tersedih dalam hidupnya. Momen itu adalah saat dirinya tahu bahwa ayahnya sakit.

Momen tersebut merupakan momen terberat sekaligus tak terlupakan dalam hidup Dikta. Diketahui, ayah Dikta mengidap kanker liver stadium empat.

Dikta mengungkapkan awal dirinya tahu adalah saat tiba-tiba mendiang ibu menelpon dan memintanya untuk datang ke rumah sakit.

"Aku pegang tangannya kayanya ada yang gak bener nih, terus dapat hasil lab, aku lihat liver cancer udah stadium 4," kata Dikta, dikutip dari YouTube RoTivi Media, Kamis (26/1/2023).

Walaupun sudah tahu terkait penyakit tersebut, tapi Dikta enggan memberi tahu kepada sang ayah. Dia hanya mengatakan ayahnya memiliki masalah lambung.

Dikta. (Foto: Instagram)

"Papa nanya 'Apa hasilnya mas? Ya asam lambung'," ceritanya.

Selama berhadapan dengan ayahnya, Dikta enggan menangis. Tapi dia tak lagi mampu membendung air mata ketika pulang ke rumah dan sedang dalam kondisi sendirian.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Follow Berita Okezone di Google News

"Itu gue nangis, berantakan sampai teriak-teriak, karena menurut aku itu poin di mana aku kaya mengidolakan superman, terus supermannya mati atau sakit. Nah di situ, aku baru sadar ternyata bokap sakit," ujar Dikta.

Selama dua minggu, Dikta tetap setia menemani sang ayah di rumah sakit. Dari sana, Dikta semakin mengetahui kondisi ayahnya kian memburuk.

Sempat ada percekcokan antara Dikta dan pihak dokter. Dikta menolak tegas arahan dokter untuk memasang ventilator pada sang ayah.

Pasalnya, sejak dulu ayah Dikta berpesan untuk tak pernah memasangkan selang apapun jika kelak dirinya sakit. Hal itu yang dipegang erat oleh Dikta.

Sampai pada akhirnya sang ayah menghembuskan napas terakhir. Dikta memilih enggan melihat saat-saat kepergian ayahnya.

"Aku janji gak mau lihat papah meninggal, gak mau lihat dia perginya," tuturnya.

Tapi Dikta kembali saat ayahnya hendak dimandikan. Di sana Dikta cukup kaget melihat sang ayah meninggal dengan senyuman di wajahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini