Share

Netizen TikTok Bagikan Video Kekecewaan Anak yang Tak Bisa Nonton Upin Ipin

Vania Ika Aldida, Okezone · Minggu 06 November 2022 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 06 598 2701812 netizen-tiktok-bagikan-video-kekecewaan-anak-yang-tak-bisa-nonton-upin-ipin-856ZONY0zm.jpg STB (Foto: Freepik)

JAKARTA - Pemerintah resmi menghentikan siaran TV analog di sejumlah wilayah di Indonesia mulai 2 November 2022 kemarin. Hal itu membuat beberapa masyarakat kecewa lantaran tidak lagi bisa menyaksikan tayangan favorit mereka di televisi.

Mahalnya harga Set Top Box (STB), membuat masyarakat menengah ke bawah kesulitan untuk bisa mendapatkan barang tersebut. Bahkan beberapa orang mengaku bahwa untuk membeli beras saja sulit, apalagi membeli STB.

Kekecewaan tersebut rupanya bukan hanya dirasakan oleh ibu-ibu lantaran tidak bisa menyaksikan sinetron andalan mereka. Anak-anak pun diketahui cukup sedih lantaran sudah tidak lagi bisa menonton program kartun favorit mereka.

Sebuah video di akun TikTok yang dibagikan oleh @putridewi42 memperlihatkan seorang anak yang menyalakan televisi usai pulang mengaji. Berharap bisa menonton kartun kesayangannya, yakni Upin Ipin, anak perempuan itu justru harus menelan kekecewaan lantaran dalam layar televisi hanya terlihat gambar ribuan semut.

STB

Anak itu bahkan terlihat beberapa kali menyalakan dan, mematikan, lalu menyalakan lagi tombol on/off di televisi tabung miliknya. Sayang, usahanya tak membuahkan hasil.

"Pulang ngaji mau nonton Ipin kagak bisa.. Ya Allah.. Kasihannya," tulis akun TikTok @putridewi42.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Follow Berita Okezone di Google News

Melihat unggahan tersebut beberapa netizen lain pun hanya meminta anak tersebut untuk sabar menantikan kebijakan pemerintah terkait siaran TV analog. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang berharap agar pemilik akun TikTok tersebut bisa memiliki rezeki lebih untuk membeli STB.

"moga ada rejeki ya buat beli STB," tulis mancing***.

"sama bun,, padahal TV ku udah digital tapi nonton semut anak sampai murung karena susah signal tetep aj cari saluran," lanjut yuni84***.

"yg kasian bngt mah anak" & nenek" di rumah ora ngerti pengen nonton ora ada hiburan," tutur tata**.

"yg sabar yah ini hanya percobaan mudah mudahan ntar ada solusinya biar bisa kembali nonton tvnya lagi kita berdoa aja," kata user3126***

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan, ASO merupakan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker). 

Dalam regulasi itu disebutkan, migrasi penyiaran televisi dari analog ke digital harus diselesaikan pada 2 November 2022. "Hal ini merupakan program pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital," ujarnya. 

Kebijakan tersebut, lanjut Mahfud adalah ketentuan dari International Telecommunication Union (ITU), di mana peralihan siaran televisi analog ke digital adalah keharusan.*

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini