Share

Keinginan Terakhir Mendiang Ibunda Gading Marten yang Belum Tercapai

Raden Yusuf Nayamenggala, MNC Portal · Senin 03 Oktober 2022 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 33 2679761 keinginan-terakhir-mendiang-ibunda-gading-marten-yang-belum-tercapai-RVLuDlWdd8.jpeg Gading Marten ungkap permintaan terakhir ibunda (Foto: MPI)

JAKARTA - Gading Marten baru saja kehilangan ibunda tercinta, Farida Sabtijastuti. Farida meninggal dunia di usia 68 tahun pada Sabtu 1 Oktober 2022.

Penyebab meninggalnya Ibunda dari Gading Marten tersebut, dikabarkan karena penyakit kanker paru-paru. Sebelum Ibunda meninggal dunia, Gading Marten sempat mendengarkan keinginan terakhir dari Ibunda. Hal tersebut diungkapkan oleh Gading setela prosesi pemakaman selesai.

"Mamah terakhir itu masih nagih makan steak," jelas Gading saat ditemui di TPU Tanah Kusir , Jakarta, Senin (3/10/2022).

 Gading Marten ungkap permintaan terakhir ibunda

Lebih lanjut Gading menambahkan bahwa rencananya sang Ibu tidak makan steak sendiri, melainkan ingin mengajak para pegawai rumah sakit juga.

Karena permintaan tersebut, Gading pun berusaha memberikan semangat kepada Ibundanya agar bisa lekas sehat dan menikmati daging steak.

"Dia rencananya mau ngajak suster-suster juga tuh kemarin, terus akhirnya kita selalu semangatin mamah, 'ayo mah katanya kita mau makan steak, ayo cepet keluar, cepet sembuh, makannya mamah yang semangat'," ucap Ayah dari Gempi tersebut.

Namun takdir Tuhan tidak ada yang tahu, dan Ibunda Gading pun meninggal dunia sebelum menyelesaikan keinginan terakhirnya. Meski demikian, Gading mengaku ikhlas dan berharap Sang Ibu dapat tempat terbaik di sisi-Nya.

"Tapi jalannya tuhan kan sudah ditentukan juga, mungkin sekarang mamah udah menikmati steak yang jauh lebih enak disana," tutur Gading dengan nada sendu.

 

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia bersama Astra

Mengenai keinginan terakhir dari Ibundanya, Gading mengatakan tidak menutup kemungkinan akan merealisasikannya. Hal itu karena para pegawai rumah sakit sangat baik kepada Ibunya selama sekitar satu bukan si rawat.

"Mungkin, bisa jadi, sebagai bentuk terima kasih karena memang baik sekali suster-suster disana, sekali lagi terimakasih semuanya yang udah bantuin," tutup Gading.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini