Share

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 153 Orang, Young Lex: Bangun Pagi Lihat Kabar Buruk

Ayu Utami Anggraeni, Jurnalis · Minggu 02 Oktober 2022 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 33 2679083 tragedi-kanjuruhan-tewaskan-153-orang-young-lex-bangun-pagi-lihat-kabar-buruk-EMXmeDc2iQ.jpeg Young Lex. (Foto: Instagrram)

JAKARTA - Rapper Young Lex ikut berduka dengan tragedi Kanjuruhan Malang yang membuat 153 jiwa melayang. Duka tersebut dituliskan sang pelantun O Aja Ya Kan itu di akun Instagram pribadiny.

Young Lex membagikan tiga foto hitam putih dalam satu kolase. Memperlihatkan sepasang laki-laki dan perempuan yang tengah menggendong anak kecil.

"Turut berduka untuk Arema, tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia," bunyi keterangan foto yang diunggah Young Lex di Instagram, Minggu (2/10/2022).

Selain itu, bapak anak satu ini mengaku dirinya tidak pernah bangun pagi, namun ketika bangun pagi kali ini, ia sangat terkejut dengan pemberitaan tersebut.

"Gue jarang bangun pagi, sekalinya bangun pagi lihat berita buruk kayak gini. Semua rasa bercampur aduk," tulis Young Lex di kolom keterangan.

Menurutnya seharusnya 1 Oktober diperingati dengan Kesakitan Pancasila. Bukan dengan sebuah tragedi yang memilukan.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia bersama Astra

"Marah, sedih, kesal, geram. 1 Oktober harusnya memperingati hari Kesaktian Pancasila!! Turut berduka yang sedalam-dalamnya untuk kota Malang," ujar Young Lex.

Sebagai orang tua, Young Lex juga tak bisa membayangkan perasaan orang tua yang kehilangan anak-anaknya.

"Saya nggak bisa bayangin, apa yang orang tua korban bayangkan. Saya berdoa dan berharap ini tragedi terakhir di dunia sepak bola Indonesia," tutup Young Lex.

Seperti diketahui sebelumnya, Stadion Kanjuruhan menjadi tuan rumah laga pekan ke-11 Liga 1 2022-20233 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022).

Pertandingan itu dimenangkan oleh Persebaya Surabaya 3-2. Sayang tim suporter Arema FC tidak terima dengan kemenangan tersebut dan mulai turun ke lapangan. Cekcok hingga baku hantam, saling lempar pun tak terelakkan. Hingga menyebabkan 127 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya dirawat di rumah sakit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini