Share

Jess Amalia Sesali Tragedi Kanjuruhan Telan 153 Korban Jiwa

Siska Maria Eviline, Okezone · Minggu 02 Oktober 2022 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 33 2679074 jess-amalia-sesali-tragedi-kanjuruhan-telan-153-korban-jiwa-xasXmjlNpp.jpg Jess Amalia berduka atas Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Instagram/@jess_amalia20)

JAKARTA - Selebgram Jess Amalia mengungkapkan rasa dukanya atas kerusuhan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjeng, Malang, pada 1 Oktober 2022. 

Sejauh ini, kericuhan itu sudah menewaskan 153 orang. “Turut berduka atas kejadian di Malang. Tidak ada sepak bola yang sebanding dengan nyawa,” ujarnya dalam unggahan di Instagram, pada Minggu (2/10/2022). 

BACA JUGA: Laga Arema Vs Persebaya Tewaskan 153 Orang, Keisya Levronka Berduka

Dalam lanjutan unggahannya, Jess Amalia menyayangkan kerusuhan yang dipastikan akan berimbas buruk pada wajah sepakbola Tanah Air. “Kalau kalah, kenapa mesti rusuh sih? Kan jadi kemana-mana,” tuturnya lagi. 

Akibat kejadian tersebut, Liga 1 dihentikan selama sepekan. Namun Jess yang merupakan salah satu penggemar Persija Jakarta itu menilai, liga yang tengah bergulir bisa saja vakum lebih lama. 

“Bingung mau menyalahkan siapa. Yang jelas, semuanya jadi kena. Enggak yakin juga cuma ditunda seminggu kerena bisa lebih lama,” katanya lagi. 

Jess Amalia berduka atas tragedi Kanjuruhan. (Foto: Instagram/@jess_amalia20)

Kericuhan terjadi setelah Arema FC kalah di tangan Persebaya Surabaya dengan skors 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjeng, Malang, pada 1 Oktober 2022. Penggemar turun ke lapangan untuk mencari jawaban alasan kekalahan Arema. 

BACA JUGA: Raffi Ahmad Turut Berduka atas Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan Ratusan Orang

Setelah melakukan pendekatan persuasif yang berujung gagal, pihak kepolisian kemudian menembakkan gas air mata yang membuat penggemar panik dan terjadilah tragedi yang merenggut nyata 153 orang. 

Kericuhan Arema vs Persebaya, pada 1 Oktober 2022. (Foto: ANTARA)

Akibat kejadian tersebut, Sugeng Teguh Santosa, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mencabut seluruh izin pertandingan PSSI. “Di samping itu, perlu dianalisa kembali sistem pengamanan kepolisian dalam mengendalikan kericuhan sepak bola,” tuturnya.* 

BACA JUGA: Janji Manis Regi Datau ke Ayu Dewi: Kamu Istri Satu-Satunya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini