Share

Coach Ican Tuangkan Emosi Atas Kematian Tragis sang Ibunda Lewat Lagu Hilang

Lintang Tribuana, Okezone · Jum'at 30 September 2022 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 205 2678258 coach-ican-tuangkan-emosi-atas-kematian-tragis-sang-ibunda-lewat-lagu-hilang-6twaPQliLr.jpg

JAKARTA - Penyanyi pendatang baru Coach Ican ternyata memiliki masa lalu yang dramatis. Ia menuangkan perasaan sedihnya kehilangan sang ibunda karena 'direnggut paksa' melalui sebuah lagu bertajuk Hilang.

Pemilik nama asli Muhammad Irsan ini bercerita mengenai peristiwa nahas yang menimpa sang ibunda belasan tahun lalu kepada Okezone. Orangtua tercintanya kehilangan nyawa karena dibunuh.

"Hilang itu menceritakan tentang pengalaman gue ketika mengalami tragedi. Ada tragedi pembunuhan almarhumah nyokap gue. Di situ gue menuangkan emosinya," ujar Ican di Gedung Sindo, Jakarta Pusat.

Ican tampak tegar ketika menceritakan tragedi itu. Meski menurut penuturannya, pelaku yang menyebabkan sang ibunda meninggal dunia belum ditemukan hingga kini.

"Ya kejadiannya sepeti itu 15 tahun yang lalu, ada pembunuh masuk. Sampai sekarang belum ketahuan. Cuma, ya udah," tuturnya.

Selain Hilang, Ican telah merilis empat lagu lainnya yang kemudian dirangkum menjadi EP atau mini album berjudul Sampai Nanti. Di antaranya adalah Nikmati Hari, Jarak dan Waktu, Hujan, serta Sampai Nanti.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia bersama Astra

Semua lagu tersebut, menurut Ican, memang berasal dari perasaan yang dialaminya secara pribadi. CEO perusahaan startup ini pun berambisi membuat karya yang bisa relate atau punya keterkaitan untuk pendengarnya

"Kalau dari kosnsep EP-nya, menceritakan pengalaman pribadi gue yang bisa dibilang paling berkesan. 5 lagu ini punya pesan," ungkapnya.

Dalam prosesnya, Ican diproduseri oleh pasangan musisi Endah N Rhesa. Pelantun When You Love Someone itu lah yang menemukan bakatnya dan memberi kepercayaan untuk terjun ke industri musik.

Sebagai informasi, latar belakang Ican sangat jauh dari dunia musik. Ia memang hobi bernyanyi, gemar mewakili kantor tempatnya bekerja dalam kompetisi bernyanyi, namun belum pernah terlibat secara profesional.

Ia kemudian di PHK setelah bekerja selama belasan tahun karena sempat sakit keras. Setelah itu, ia bangkit lagi dan sukses menjadi CEO perusahaan startup yang merupakan mitra pelatihan resmi kartu prakerja dengan menyediakan training online.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini