Share

Alasan Hanung Bramantyo Batal Garap Film Munir

Ravie Wardani, MNC Portal · Kamis 08 September 2022 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 08 33 2663480 alasan-hanung-bramantyo-batal-garap-film-munir-3GikM8n28r.jpg Hanung Bramantyo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sutradara Hanung Bramantyo rupanya sempat berencana mengangkat kasus pembunuhan aktivis Munir dalam film layar lebar. Namun sayang, ia terpaksa mengurungkan niat tersebut.

Hal ini disampaikan suami Zaskia Adya Mecca ini melalui unggahan Instagramnya. Ia sempat yakin ingin menggarap film mengenai aktivis HAM tersebut ketika ada pihak yang memintanya. 

"Tanggal 7 September 2004, lelaki pejuang HAM ini dibunuh. Sampai hari ini dalangnya tidak tertangkap. Pernah suatu hari saya diminta membuat filmnya. Tanpa ragu saya menyatakan bersedia," ungkap Hanung Bramantyo seperti dikutip MNC Portal Indonesia dari Instagram @hanungbramantyo, Kamis (8/9/2022).

Hanung pun menjelaskan mengapa dirinya mengurungkan niat tersebut. Keesokan harinya, kata Hanung, ia menerima telepon dari orang tak dikenal yang hendak menemuinya.

Munir. (Foto: Instagram/@hanungbramantyo)

"Katanya ngefans sama saya dan pengin kenalan. Setelah saya selidiki ternyata si penelepon seorang pensiunan tentara. Hati saya langsung mak jleb. Perasaan saya enggak enak," tulis Hanung Bramantyo.

Hanung pun lantas mempertimbangkan niatnya itu. Dia mengaku tak ingin mengalami hal buruk dikemudian hari.

"Daripada nasib saya seperti sang Brigadir," tulis Hanung Bramantyo.

BACA JUGA:Hanung Bramantyo Sutradarai Film Catatan Si Boy, Siapa yang Memerankan Emon?BACA JUGA:Kiat-kiat Hanung Bramantyo dalam Kenalkan Pahlawan Super Pada Anaknya Sejak Dini

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia bersama Astra

Sutradara Ayat-Ayat Cinta tersebut juga mengatakan bahwa hingga kini kasus pembunuhan Munir masih misterius.

Dia juga mengaitkan kasus tersebut dengan kematian Brigadir J yang tengah menjadi sorotan publik saat ini.

"Pelakunya sudah tertangkap, tapi dalangnya masih bebas. Siapa dia? Yang jelas orang kuat. Mungkin Aswatama," tulis Hanung Bramantyo.

"Melihat tragedi Duren Tiga, saya jadi paham kalau keadilan sulit ditegakkan jika menyentuh aparat," lanjutnya.

Diakhir keterangannya, Hanung pun memanjatkan doa terbaik bagi arwah mendiang Munir. Dia juga berharap keadilam akan senantiasa diperoleh pihak keluarga yang ditinggalkan.

"Buat cak Munir, saya titipkan doa. Semoga keadilan segera tiba buat sampean. Agar keluarga yang ditinggalkan tenang. Alfatehah," tutur Hanung Bramantyo lagi.

 BACA JUGA:Ditawari Jadi Pengacara Ferdy Sambo, Hotman Paris: Saya 3 Hari Tidak Bisa Tidur

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini