Share

Curhat Dhena Devanka Rumah Tangga Hancur karena Pelakor

Ayu Utami Anggraeni, Jurnalis · Rabu 07 September 2022 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 07 33 2662895 curhat-dhena-devanka-rumah-tangga-hancur-karena-pelakor-IJlxeBjkya.jpg Dhena Devanka (Foto: MPI)

JAKARTA - Dhena Devanka dan Jonathan Frizzy kini sudah bukan lagi menjadi sepasang suami istri. Rumah tangga yang telah dibangun selama 10 tahun itu harus berakhir di meja persidangan.

Desas desus orang ketiga alias pelakor (perebut laki orang) pun disebut-sebut menjadi salah satu penyebab perceraian Dhena Devanka dan Jonathan Frizzy alias Ijonk.

Bahkan Dhena Devanka tak segan mengatakan jika rumah tangganya itu hancur dengan hadirnya wanita lain.

Dhena Devanka

"Kita kan punya dongeng khayalan gitu, anak kita akan jadi apa, kita akan sampai kakek nenek. Tapi ya, semua itu sirna mungkin dengan adanya pihak ketiga yang membuat hancur keluarga saya gitu," ujar Dhena Devanka saat jadi pembicara di komunitas Anti Pelakor , di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (7/9/2022).

Berdasarkan pengalamannya, ibu tiga anak ini pun lantas mengingatkan untuk tidak terlalu percaya kepada orang lain.

"Jadi mungkin dari situ kita bisa belajar dari pengalaman, mungkin jangan terlalu percaya pada orang," tegas Dhena Devanka.

Dengan kegagalan dalam membangun rumah tangga, perempuan cantik ini memberikan tips agar suami tidak direbut oleh perempuan. Salah satunya adalah dengan selalu menjaga komunikasi dan keharmonisan dalam berumah tangga.

"Terus kita juga harus bisa menjaga keharmonisan itu agak sulit ya. Karena kita pikir kita harmonis ternyata tidak," tambah Dhena Devanka.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Di mata Dhena, ia sebenarnya iba dengan adanya sosok pelakor karena perempuan tersebut tahu betul bahwa apa yang dilakukan itu adalah salah.

"Sebenarnya lebih kasian sih, karena sebenarnya di dalam hati mereka juga tahu ko apa yang mereka lakukan adalah salah. Membuat suatu keluarga hancur dan membuat suatu anak kehilangan figur bapaknya," pungkas Dhena Devanka.

Sebagai informasi, kini tersedia sebuah komunitas bernama AP alias Anti Pelakor yang menampung suara masyarakat dan memfasilitasi ibu/anak korban perceraian akibat pasangan diambil perempuan lain. Komunitas ini juga didukung dengan tenaga psikolog profesional yang ada di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini