JAKARTA - Xaviera Putri merupakan mahasiswi penerima beasiswa dari Pemerintah Korea Selatan di KAIST (Korea Advanced Institute of Science and Technology) yang juga seorang content creator. Selain ngampus, dia juga aktif membuat konten seru dan edukatif di channel YouTube miliknya.
Di kampus nomor satu di Korea Selatan untuk bidang engineering dan IT itu, dia mengambil dua jurusan sekaligus, Computer Science dan Business & Technology Management.
Masih melanjutkan kesehariannya tinggal di Seoul selama liburan kuliah, dia membagikan pengalamannya mengunjungi pasar grosir terbesar di Korea Selatan bersama salah satu temannya yang memiliki usaha toko online.
Pasar grosir tersebut buka mulai pukul 00.00 KST hingga 07.00 KST. Di sana, mereka menemukan berbagai barang dengan harga lebih miring dibandingkan di toko. Hal itu karena pasar itu memang ditujukan untuk barang grosiran.
Keasyikan menjelajahi pasar membuat waktu berlalu tanpa terasa. Xaviera dan temannya baru selesai menjelajahi pasar tersebut dan membeli beberapa barang pada pukul 04.00 KST.
Keesokan harinya, Xaviera pergi mengunjungi sebuah tempat bernama Banpo Hangang Park bersama salah satu temannya, Yeong Mee. Mereka tampak menikmati pertunjukan air mancur pelangi pada malam hari dengan lebih dari 200 lampu menciptakan pemandangan pelangi yang indah.
BACA JUGA: Xaviera Putri Bagikan Keseruan Konser Kampus di Korea Selatan
BACA JUGA: Kisah Titin Sumarni: Aktris Pujaan Bung Karno yang Terpuruk Akibat Skandal Seks
Kerap bertemu dengan teman-teman di waktu liburannya, Xaviera mengatakan bahwa banyak pekerjaan rumah yang harus dirinya kerjakan.
“Aku rasa kayaknya aku berturut-turut malah keluar mulu ketemu orang. Jadi banyak banget kerjaan rumah yang harus aku lakukan. Aku harus banyak beberes karena berantakan banget kamarku,” ujarnya menambahkan.
Buat yang penasaran dengan videonya, langsung aja cek videonya hanya di YouTube Channel Xaviera Putri ya.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri