Share

Kolaborasi Apik The Adams Bersama Juicy Luicy di Virtual Concert

Lintang Tribuana, Okezone · Rabu 17 Agustus 2022 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 205 2648809 kolaborasi-apik-the-adams-bersama-juicy-luicy-di-virtual-concert-w38VKwpsqh.jpg The Adams (Foto: Ist)

JAKARTA - Supermusic Live 360 Virtual Concert siap kembali diselenggarakan pada Kamis 18 Agustus 2022 secara eksklusif di YouTube official Supermusic pukul 20.00 WIB. Di gelaran tahun kedua episode perdananya ini, konser yang diinisiasi oleh Supermusic tersebut masih tetap konsisten dengan mempertahankan konsep sudut pandang 360 derajat dan aksi kolaborasi musisi lintas genre.

Supermusic Live 360 Virtual Concert tahun ini akan dibuka oleh penampilan apik dari band power pop The Adams, yang akan berkolaborasi bersama unit pop Juicy Luicy dan grup musik alternatif Lomba Sihir. Mereka akan tampil di atas panggung megah dengan pendekatan artistik berkonsep konstruksi industrial, di mana masing-masing personil tampil di panggung yang terpisah, serta dilengkapi permainan tata lampu kemilau maupun instalasi menarik memanjakan mata.

Juicy Luicy

Perwakilan Supermusic, Florian Candella mengatakan bahwa kembalinya Supermusic Live 360 Virtual Concert di tahun ini untuk melepas rindu Superfriends, setelah terakhir konser virtual ini diselenggarakan pada Januari 2022 lalu yang menyuguhkan kolaborasi spesial dari Fariz RM bersama Gangga, Morad, Oslo Ibrahim dan Cantika Abigail. Sementara pada kesempatan kali ini, ia menjanjikan aksi kolaborasi penuh kejutan dan unforgetable moment.

“Supermusic Live 360 Virtual Concert kali ini kami rasa menjadi salah satu yang patut ditunggu karena kalian akan melihat kolaborasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Supermusic sebagai one-stop dynamic musictainment media yang up to date untuk anak muda saat ini terus berinovasi memberikan yang terbaik. Tidak terbayang bagaimana jadinya karakter musik power pop kuat dan bernyawa dari The Adams akan berpadu indah dengan sentuhan pop menenangkan dari Juicy Luicy dan campuran magis dari Lomba Sihir,” ucap Florian.

Bagi The Adams, konsep angle kamera yang diusung Supermusic Live 360 Virtual Concert merupakan pendekatan yang fresh dan menarik dibandingkan dengan konser virtual lainnya. Terlebih konsep panggung kali ini mengingatkan mereka ketika launching album ‘Agterplaas’ tahun 2019 lalu.

Band beranggotakan Ario Hendarwan (vokal, gitar), Saleh Husein (vokal, gitar), Pandu Fathoni (vokal, bas), Gigih Suryo Prayogo (drum, vokal), dan Ghina Salsabila (kibor, vokal) pun sangat antusias sekaligus tertantang dengan konsep kolaborasi Supermusic Live 360 Virtual Concert. Mereka sepakat bahwa kolaborasi menjadi daya tarik tersendiri yang berhasil mempertemukan kembali sisi-sisi artistik musik yang berbeda dari masing-masing musisi dan meleburkannya dalam satu panggung.

“Untuk kolaborasi kami dengan Juicy Luicy, kami mencoba pendekatan musik yang lebih smooth dan calm di mana lagu ‘Hanya Kau’ diberikan sentuhan saxophone. Sebuah isian instrumen yang sejujurnya belum pernah kami bayangkan sebelumnya. Sedangkan untuk kolaborasi kami dengan Lomba Sihir, pendekatan dua drum yang saling mengisi dan suara vokal yang lebih banyak berhasil membuat lagu ‘Pelantur’ terasa lebih megah,” ujar The Adams.

Hal senada diungkapkan oleh Juicy Luicy yang juga sangat excited jelang tampil di Supermusic Live 360 Virtual Concert. Unit pop yang digawangi oleh Julian Kaisar (vokal), Denis Ligia (gitar), Zamzam Y.M (saxophone), Dwi Nugroho (drum), dan Bina Bagja (bass) ini menilai konsep 360 derajat menjadi cara tersendiri yang keren sekaligus unik untuk menikmati konser virtual. Meski awalnya sempat canggung untuk berkolaborasi dengan The Adams, namun proses workshop maupun latihan berlangsung lancar.

“Kita yang bisa dibilang sebagai junior agak tegang, canggung, dan takut salah. Tapi ternyata mereka semua santai dan suasana cepet cair. Ketika tahu mau kolab, kita jadi dengerin lagu The Adams buat ngulik. Berkolaborasi di nomor ‘Hanya Kau’, karena lagu ini menurut kita sudah cukup pakem, mungkin akan kehilangan esensi lagunya kalau aransemen terlalu banyak diubah. Jadi di bagian intro kita tambahin part keyboard dan solo saxophone biar agak beda dan ada sentuhan Juicy Luicy,” ucap Julian.

Sementara bagi Lomba Sihir, ketika mengetahui bakal kolaborasi dengan The Adams mereka sempat kaget. Karena menurut grup musik yang diprakasai oleh Baskara Putra atau Hindia (vokal), Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (gitar), Wisnu Ikhsantama W (bass), Tristan Juliano (kibor), dan Enrico Octaviano (drum) ini, The Adams merupakan salah satu band dengan karakter kuat serta setiap albumnya selalu berwarna dan menjadi penanda sebuah era. Namun pada aksinya nanti, Lomba Sihir tak mau kalah dengan tetap memberikan mantranya dalam aransemen di lagu ‘Pelantur’.

“Pastinya dengan gaya Lomba Sihir penambahan elemen keys dan pad-nya akan lebih luas ya. Dengan ada selipan-selipan vocoder dari Tristan dan lead yang dinyanyikan ala Natasha Udu dan Hindia. Mungkin kalau dari nyawa nya akan terasa lebih festive ala Lomba Sihir juga,” ucap Enrico.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini