Share

Mantan Sopir Nindy Ayunda Minta Polda Metro Ambil Alih Kasusnya dari Polres Jaksel

Vania Ika Aldida, Okezone · Senin 15 Agustus 2022 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 33 2648116 mantan-sopir-nindy-ayunda-minta-polda-metro-ambil-alih-kasusnya-dari-polres-jaksel-3q00BXJ4GY.jpg Nindy Ayunda (Foto: Instagram)

ARTIS Nindy Ayunda diketahui tengah memiliki masalah dengan mantan supir pribadinya, Sulaiman. Pada Februari 2021 lalu, istri dari Sulaiman, Rini Diana, bahkan diketahui telah melaporkan Nindy ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan.

Lebih dari satu tahun kasus tersebut dilaporkan, hingga kini belum ada kejelasan terkait laporan yang dilayangkan oleh istri Sulaiman. Hal itu membuat sang mantan supir akhirnya meminta Polda Metro Jaya untuk mengambil alih penyidikan kasusnya dari Polres Metro Jakarta Selatan.

"Sangat lamban sekali penanganan yang dilakukan Polres Jakarta Selatan, bertele-bertele. Kami meminta Kapolda Metro Jaya, Bapak Irjen Fadil Imran memerintahkan agar penyidikan kasus ini diambil alih saja," kata kuasa hukum Sulaiman, Fahmi Bachmid kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Lambannya penanganan yang dilakukan Polres Jakarta Selatan terhadap kasus tersebut, jelas membuat pihak Sulaiman kesal. Apalagi penyidik Polres Jakarta Selatan disebut sudah menerima seluruh bukti tindak pidana yang diduga dilakukan oleh Nindy pada Sulaiman.

"Semua bukti sudah kami serahkan ke penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Apalagi yang menjadi alasan penyidik tidak menindaklanjuti penanganan tindak pidana penyekapan ini," katanya.

Nindy Ayunda

Fahmi menyebut bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengajukan audiensi kepada Kapolda Metro Jaya dan meminta agar kasus tersebut ditangani langsung oleh Polda Metro Jaya. Termasuk untuk melakukan pengaduan terkait dugaan ketidakprofesionalan penyidik di Polres Jakarta Selatan.

"Minggu depan kami akan mengirimkan surat audiensi ke Kapolda Metro Jaya," beber Fahmi.

Sebagaimana diketahui, Nindy Ayunda dilaporkan oleh istri Sulaiman dengan Pasal 333 tentang Perampasan Kemerdekaan Orang. Laporan Rini bahkan telah dibuat sejak 15 Februari 2021 di Polres Metro Jakarta, dan teregistrasi dengan Nomor LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ.

Sementara itu, Nindy sendiri diketahui sudah datang memenuhi panggilan penyidik pada Kamis, 28 Juli 2022 malam. Sayangnya, dalam kesempatan itu Nindy tak bertemu dan memberikan klarifikasi kepada wartawan terkait kasusnya dengan sang mantan sopir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini