Share

Diperiksa hingga Menginap di Kantor Polisi, Nindy Ayunda Masih Berstatus Saksi

Ravie Wardani, MNC Portal · Jum'at 29 Juli 2022 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 33 2638502 diperiksa-hingga-menginap-di-kantor-polisi-nindy-ayunda-masih-berstatus-saksi-JIeALewfUU.jpg Nindy Ayunda (Foto: Instagram)

JAKARTA - Nindy Ayunda menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan penyekapan mantan sopirnya, Sulaiman. Setelah lebih dari satu tahun dilaporkan, kekasih Dito Mahendra itu akhirnya datang dan memberi keterangan pada penyidik.

Pelantun Buktikan itu dikabarkan sudah berada di Polres Jaksel sejak Kamis, 28 Juli 2022 malam. Bahkan, ia baru kembali ke kediamannya saat shalat Jumat digelar.

"Untuk saudari N (Nindy Ayunda-red), semalam sudah datang ke Polres Jakarta Selatan. Kemudian sudah memberikan keterangan. Mudah-mudahan untuk keterangan dari saudari N dapat membuka suatu perkara," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi di kantornya, Jumat (29/7/2022).

Meski cukup lama dimintai keterangan, AKP Nurma menegaskan jika hingga kini Nindy Ayunda masih berstatus saksi.

Nindy Ayunda

"Untuk status masih saksi karena memang masih pendalaman. Kita minta keterangan yang jelas dari saudara N," katanya lagi.

Sebelumnya, Nindy Ayunda mangkir sebanyak tiga kali dalam panggilan polisi. Bahkan, penyidik telah menerbitkan surat penjemputan terhadap terlapor.

Namun untuk pemeriksaan sejak malam hari kemarin, Nindy diketahui datang atas inisiatif sendiri. Bukan dijemput paksa oleh pihak kepolisian.

"(Tak dijemput paksa) Datang sendiri kemudian memberikan keterangan," ujar AKP Nurma Dewi.

Seperti diketahui, perempuan bernama Rini Diana melaporkan Nindy Ayunda ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 15 Februari 2021. Laporan tersebut dilayangkan karena suami Rini Diana, Sulaiman yang merupakan mantan sopir Nindy Ayunda, menjadi korban dugaan penyekapan oleh pelantun Untuk Sahabat itu.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ dengan sangkaan Pasal 333 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini