Ya, setiap kali menjalani syuting film, Adhisty Zara mau tidak mau membawa buku panduan persiapan show JKT 48. Tenaganya tak hanya dia pergunakan menghafal naskah film, tetapi juga hal-hal berkaitan dengan grup tersebut.
"Syuting dua garis biru, dilan, keluarga cemara, itu aku masih bawa buku blocking, jadi di lokasi abis ngafalin. Kalau sudah hafal skrip baca blocking, lihat video, sambil belajar gerakannya. Terus pas udah di atas stage belum ngapalin liriknya kadang stress," beber Adhisty Zara.
Hingga pada akhirnya, Adhisty Zara yakin untuk memilih salah satu antara akting dan JKT 48. dia pun memutuskan memilih dunia akting karena memungkinkan dirinya untuk bisa melakukan eksplorasi lebih banyak.
"Di JKT 48 tiga setengah tahun kayanya udah cukup deh makanya aku memutuskan untuk keluar," tuturnya.
(FLO)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri