PIHAK kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan telah mengeluarkan surat perintah penjemputan paksa terhadap penyanyi Nindy Ayunda. Surat tersebut terpaksa dikeluarkan lantaran pelantun Untuk Sahabat itu mangkir dari panggilan penyidik atas kasus dugaan penculikan dan penyekapan lebih dari tiga kali.
Bukan hanya Nindy yang kabarkan akan dijemput paksa. Kekasihnya, Dito Mahendra juga disebut bakal ikut dijemput paksa oleh polisi lantaran sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik untuk dimintai keterangan terkait kasus yang menimpa Sulaiman, mantan sopir Nindy.
Menanggapi penjemputan paksa yang juga akan dilakukan pada Dito, Luvino Siji Samura selaku kuasa hukum pasangan tersebut akhirnya angkat bicara. Ia bahkan menegaskan bahwa Dito Mahendra sama sekali tidak memiliki keterlibatan dalam kasus tersebut.
“Dia (Dito Mahendra) enggak ada keterlibatannya,” tegas Luvino Samura saat dihubungi wartawan, Kamis (20/7/2022).
Mengetahui bahwa namanya terseret dalam kasus tersebut, Luvino mengatakan jika kliennya tersebut kaget. Ia bahkan bingung mengapa dirinya bisa ikut terbawa dalam kasus yang sama sekali tak diketahuinya.
“Dia bilang, kok nama saya diseret-seret. Dia bingung,” ujarnya.

Kendati demikian, Luvino menegaskan bahwa kedua kliennya akan bersikap kooperatif untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut. Walaupun, Nindy sendiri diketahui sudah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik.
“Mereka berdua akan kooperatif. Dalam arti, untuk pemeriksaan ini, pokoknya masih taat hukum. Ibaratnya, sebagai warga negara Indonesia yang baik, harusnya kita semua taat hukum,” ucap Luvino.