Kesedihan Ayu Anjani kian bertambah, usai mengetahui bahwa para kru kapal tidak ada yang berani untuk turun ke ruang bawah kapal guna menolong para tamu yang pada akhirnya menjadi korban.
"Aku merasa sedih dan sakit hati banget karena pada saat itu ga ada kru yang berani turun ke bawah dan terlambat datangnya. Makanya aku sedih banget enggak ada yang berani turun ke bawah, padahal mamaku masih minta tolong, " ujar Ayu Anjani.
Ibu dan adik Ayu Anjani meninggal setelah kapal wisata KLM Tiana Liveaboard tenggelam di kawasan perairan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri