Share

Justin Timberlake Jual Katalog Lagu Seharga Rp1,4 Triliun

Andaru Danurdana, Jurnalis · Sabtu 28 Mei 2022 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 28 205 2601791 justin-timberlake-jual-katalog-lagu-seharga-rp1-4-triliun-VBUg6XgCte.jpeg Justin Timberlake (Foto: Instagram @justintimberlake)

Jakarta– Justin Timberlake mendadak jadi pemberitaan, sehubungan dengan discography miliknya sebagai penyanyi.

Debut sejak tahun 90’an bersama boyband *NSYNC, Justin yang kini aktif sebagai solois diketahui sudah menerbitkan lima album serta puluhan single. Namun, belum lama ini, Justin dikabarkan menjual keseluruhan katalog lagunya.

Justin menjual katalog lagunya kepada label manajemen baru yang bersedia menaunginya, Hipgnosis Song Management.

Kontrak ini diketahui membuat Hipgnosis harus merogoh kocek sebesar USD100 juta atau sekira Rp1,4 triliun demi ‘membeli’ ratusan lagu yang ditulis Justin, dilansir dari Entertainment Weekly, Sabtu (28/5/2022).

Kini sudah bergabung dengan agensi baru, Justin mengaku bangga bisa bergabung dengan label yang didirikan mantan musisi Merck Mercuriadis tersebut.

BACA JUGA:Justin Timberlake Minta Maaf pada Britney Spears dan Janet Jackson

BACA JUGA:Justin Timberlake dan Jessica Biel Umumkan Nama Anak Kedua

“Aku bangga bisa menjadi artis baru Hipgnosis. Merck Mercuriadis adalah sosok yang sangat menghargai artis dan karya; Ia selalu mendukung penulis lagu dalam tiap karya mereka,” ungkap Justin.

“Ini adalah awal suatu hubungan yang luar biasa,” tambah Merck.

Melanglang buana di industri musik, Hipgnosis juga menaungi beberapa nama artis besar dunia sekelas Neil Young, Lindsay Buckingham, hingga band Red Hot Chili Peppers.

Terjualnya katalog lagu Justin kini menjadi satu lagi kabar serupa dari dunia musik. Sebelumnya, artis-artis sekelas Bruno Mars, Ryan Tedder, bahkan Bob Dylan dan Bruce Spingsteen juga melakukan hal yang sama demi bergabung dengan manajemen dan atau label yang diinginkan.

Sayangnya, menjual katalog lagu tak melulu berakhir baik seperti Justin Timberlake. Contohnya ada Taylor Swift yang sempat menjual katalog lagunya kepada Scooter Braun, yang akhirnya membuat Taylor harus merilis ulang album Fearless dan Red pada tahun 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini