Share

Penabuh Drum Bunga Bangsa Peraih Rekor Muri Hadirkan Single Kedua

Lintang Tribuana, Jurnalis · Sabtu 28 Mei 2022 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 205 2601558 penabuh-drum-bunga-bangsa-peraih-rekor-muri-hadirkan-single-kedua-o6SEHaQZ3m.jpeg Musisi Bunga Bangsa (Foto: Ist)

JAKARTA - Musisi Bunga Bangsa berhasil meraih rekor Muri. Bunga Bangsa mendapatkan rekor Muri atas aksi Remaja Perempuan Penabuh Drum Terlama yakni 22 Jam pada 2021.

Kini, Bunga Bangsa mencoba menghadirkan single kedua bertajuk Prahara Rusaking Jagad (Peristiwa Rusaknya Bumi) pada tanggal 25 Mei 2022.

Bunga Bangsa

"Aku merilisnya tepat seminggu sebelum ulang tahun ku yang ke-17," ujar Bunga Bangsa dalam keterangan tertulisnya.

Bunga Bangsa memiliki misi untuk melestarikan budaya, Bahasa dan music tradisional di Indonesia. Ia masih menggunakan Bahasa jawa sebagai lirik dalam single terbarunya.

"Selain itu beberapa alat music tradisional Indonesia seperti gamelan, seruling, kecapi dan kendang dibalut apik dalam kesatuan utuh dalam komposisinya bersamaan dengan music khas Bunga Bangsa yang modern dan bergenre Proggressive Metal," ujarnya.

rahara Rusaking Jagad bercerita tentang peristiwa rusaknya bumi akibat ulah manusia yang memanfaatkan Bumi secara berlebihan dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi dan golongannya tanpa memikirkan dampak Panjang terhadap keberlangsungan seluruh makhluk hidup di Bumi.

Pada pembuatan Video Klip tersebut, Bunga Bangsa berkolaborasi dengan beberapa musisi besar di Tanah Air; Agung Hellfrog (Burgerkill), Hinhin (Nectura), Arief (Kapten), Ady Julian (Yovie n Nuno), Artmay Studio Tari, dan Kelompok Musik Tradisional Swarantara.

Berikut Lirik Prahara Rusaking Jagad

Bumi nangis pada diduduki

Wiwit daratan tekan lautan

Den kuras rojo branane

Kamongko kabeh iku

Dadi srono racketing bumi

Yen kabeh dikeduki ringkih buminipun

Banjir bandang, bumi longsor

Lindu prakempa tekan sunami…sunami

Gunung jebluk…muntah lahar

Arti Dalam Bahasa Indonesia

Bumi menangis karena dikuasai

Dari daratan hingga lautan

Dikuras kekayaannya (miskin)

Padahal semua itu

Jadi sarana bumi merekat

Kalau semua digunakan berlebih akan mudah rusak buminya

Banjir bandang, tanah longsor

Gempa hingga Tsunami

Gunung Meletus…mengeluarkan lahar

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini