Share

Soal Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir Tantang Riri Khasmita Sumpah di Bawah Alquran

Lintang Tribuana, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 19:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 33 2599676 soal-kasus-mafia-tanah-nirina-zubir-tantang-riri-khasmita-sumpah-di-bawah-alquran-WIG0pkFuhq.jpg Nirina Zubir ( Foto: MPI/Lintang Tribuana

JAKARTA - Nirina Zubir menantang Riri Khasmita untuk berbicara jujur mengenai kasus dugaan mafia tanah dengan bersumpah di bawah Alquran. Lantaran dirinya geram dengan kebohongan Riri, salah satunya terkait surat kuasa dari keluarga Nirina.

Riri disebut telah mengubah kepemilikan sertifikat tanah milik ibunda Nirina, Cut Indria Marzuki, menjadi atas nama dirinya, dengan dalih menerima surat kuasa dari keluarga Nirina.

"Cuma itu saja beberapa kali digiring opini, surat kuasa jual tidak ada sangkut pautnya dengan perubahan nama surat dari atas nama kami ke Riri Khasmita, itu enggak ada," kata Nirina, ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (24/5/2022).

 

Nirina pun menantang perempuan yang disebut asisten mendiang sang ibunda itu untuk berkata jujur di dalam sumpah Alquran. Jika nantinya Riri masih juga tak berbicara sesuai fakta, Nirina tak mau tanggung jawab karena itu urusannya dengan Tuhan.

"Mau keberatan silahkan, kita tunggu waktunya sampai Anda yang bersaksi dan ayo di bawah Alquran kamu bersumpah jujur ya," kata istri Ernest Cokelat tersebut.

"Kalau kamu masih berkelit, ya udah itu urusan kamu dan Tuhan," lanjutnya.

BACA JUGA:Kuasa Hukum Nirina Zubir: Akan Ada Tersangka Baru dalam Kasus Mafia Tanah

BACA JUGA:Riri Khasmita Keberatan dengan Kesaksian Nirina Zubir di Ruang Sidang

Riri Kasmita yang disebut sebagai asisten ibunda Nirina, Cut Indria Marzuki, diduga menggasak enam sertifikat tanah milik ibunda sang artis. Akibatnya, keluarga Nirina mengalami kerugian mencapai Rp 17 miliar.

 

Keluarga Nirina kemudian melaporkan persoalan itu ke Polda Metro Jaya. Ada 5 orang yang menjadi terdakwa kasus itu. Para pelaku dijerat dengan Pasal 263 atau Pasal 264 dan atau Pasal 266 dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3,4, dan 5 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini