Share

Kronologi Fauzan Lubis Sisitipsi Ditangkap Terkait Dugaan Narkoba

Lintang Tribuana, Okezone · Jum'at 18 Maret 2022 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 18 33 2563951 kronologi-fauzan-lubis-sisitipsi-ditangkap-terkait-dugaan-narkoba-Vd79WbXFed.jpg Muhammad Fauzan (Foto: Lintang/Okezone)

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, menjelaskan kronologi penangkapan Muhammad Fauzan Lubis, vokalis band Sisitipsi, terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.

Zulpan menjelaskan bahwa penangkapan Fauzan ini bermula dari informasi yang diterima dari masyarakat terkait penggunaan narkotika. Kemudian kepolisian bertindak cepat untuk melakukan pendalaman.

Muhammad Fauzan Sisitipsi

"Penggunaan narkotika oleh tersangka selanjutnya tim dibentuk melakukan pemantauan kemudian selanjutnya melakukan pendalaman," kata Kombes Zulpan di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (18/3/2022).

"Kemudian mengarah pada seorang (Muhammad Fauzan Lubis) yang tadi kita tampilkan sebagai tersangka, kita lakukan penangkapan dan penggeledahan," lanjutnya .

Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat lalu menangkap sang musisi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada 17 Maret 2022, pukul 00.30 WIB. Setelah dia melakukan kegiatannya.

"Penangkapan dilakukan pada dua TKP, yang pertama kami dini hari di lobby Blok M Square di Jalan Melawai," ujar Zulpan.

Dari penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti, yang beberapa di antaranya ada di dalam mobil pribadi Fauzan.

Polisi menemukan 1 plastik klip kecil berisikan biji ganja dengan berat 0,20 gram, 5 setengah butir Xanax, setengah butir Dumolid, 1 butir Calmlet Alprazolam, 1 Butir pil kapsul Lavol, dan resep dokter terkait obat-obatan psikotropika.

Kemudian di hari yang sama sekira pukul 16.30 WIB, polisi memeriksa TKP ke-2 yang merupakan kediaman Fauzan yang berada di kawasan Tangerang, Banten. Polisi juga menemukan barang bukti di sana.

"Dari TKP kedua yang berada di Tangerang, kita amankan satu pack paper (kertas vapir) merk Raja Mas," kata Zulpan.

Berdasarkan hasil tes urine, Fauzan disebut positif mengonsumsi ganja. Sang pelantun Alkohol ini kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka dikenakan Pasal 127 ayal (1) huruf (a) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tanun 2009 tentang narkotika, dan Pasal 62 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 (lima) tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini