Share

Berlinang Air Mata, Angelina Sondakh Minta Maaf ke Ayah Pakai Hijab

Intan Afika Nuur Aziizah, Okezone · Selasa 08 Maret 2022 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 08 33 2558111 berlinang-air-mata-angelina-sondakh-minta-maaf-ke-ayah-pakai-hijab-3MHmE75Vy8.jpg Angelina Sondakh (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA- Angelina Sondakh memilih berhijab setelah mendapatkan hidayah kala menjalani hukuman di Rumah Tahanan Pondok Bambun selama hampir 10 tahun. Terkait penampilan barunya itu. dia pun meminta maaf kepada ayahnya, Lucky Sondakh sambil berlinang air mata. 

Angelina Sondakh merasa dirinya telah menyakiti hari ayah, ibu, dan keluarga besarnya atas keputusannya tersebut. Terlebih ayahnya merupakan seorang pendeta. 

Angelina Sondakh dan ayahnya

"Angie tahu Angie melukai mami, papi, dan keluarga besar. Angie juga minta maaf dengan keputusan Angie berhijab. Angie tahu pasti papi sebagai petuah, anak pendeta, pasti dipermalukan. Angie minta maaf," kata Angelina Sondakh dalam di kanal YouTube Keema Entertainment, dikutip Selasa (8/3/2022).

Lucky Sondakh pun mengaku awalnya kecewa, namun dia menerima apapun keputusan sang anak. Sebelumnya dia juga mengaku kecewa dengan keputusan anaknya menjadi mualaf.

Bukan bermaksud menghina agama lain, namun dirinya merasa kecewa karena anaknya lebih mendengarkan orang lain ketimbang dirinya sendiri kala itu.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kekecewaan kedua karena dia jadi mualaf. Maaf ya. Tentu orang tua menginginkan anaknya. Jangan disalahkan saya ya, bukan saya benci ya, tapi pahamilah," katanya.

"Saya dongkol dong, dongkol karena kamu ini stabil, orang-orang minta nasihat ke saya, konsultasi ke saya untuk langkah-langkah politiknya, saya memberikan advice-advice moral dalam bidang politik. Kok kamu lebih dengar orang lain serigala berbulu domba. Papa kecewa," lanjutnya

Angelina Sondakh diketahui memilih untuk berpindah keyakinan pada 2008, sebelum menikah dengan Adjie Massaid. Dia terjerat kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011 di Jakabaring, Palembang.

Dia kemudian divonis 10 tahun penjara dan dena Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan. Dia mulai menjalai hukumannya pada 27 April 2012.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini