Share

Olivia Nathania Ditahan atas Kasus Dugaan Penipuan CPNS, Nia Daniaty Kesulitan Menjenguk

Lintang Tribuana, Jurnalis · Senin 14 Februari 2022 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 33 2547171 olivia-nathania-ditahan-atas-kasus-dugaan-penipuan-cpns-nia-daniaty-kesulitan-menjenguk-43Zd7UuIuA.jpeg Olivia Nathania dan Nia Daniaty (Foto: Instagram/ Nia Daniaty)

JAKARTA- Olivia Nathania saat ini tengah ditahan sebagai terdakwa kasus dugaan penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sayang, saat ini kuasa hukum, bahkan ibunya sendiri, Nia Daniaty, kesulitan untuk menjenguknya.

"Ibunya juga enggak bisa (jenguk), enggak ada yang bisa nengok Oi," ujar Susanti Agustina, kuasa hukum Olivia, ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/2/2022).

 Olivia Nathania

Susanti memaparkan bahwa aturan menjenguk tahanan memang ketat. Siapapun yang ingin menjenguk Olivia harus berdasarkan persetujuan Jaksa PN Jakarta Selatan.

"Kami sebagai kuasa hukum tidak bisa komunikasi dengan Oi. Mau nengok aja di tahanan, mau minta tanda tangan aja enggak bisa masuk. Harus ada izin dari jaksa yang harus hadir juga di sana," ungkapnya.

Terlepas dari kesulitan mereka menjenguk, sang kuasa hukum memastikan bahwa keadaan Olivia saat ini baik-baik saja di tahanan, dilihat dari kondisi fisiknya.

Meski masalah ini tak ada sangkut paut dengan Nia Daniaty, Kuasa hukum menuturkan bahwa sang pelantun Gelas-Gelas Kaca itu pastinya ikut prihatin dengan masalah hukum yang menjerat putrinya.

"Prihatin lah dia namanya anaknya gini ya prihatin lah dia," kata Andy Mulia, yang juga tim kuasa hukum Olivia.

Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan CPNS dengan terdakwa Olivia Nathania yang digelar hari ini di PN Jakarta Selatan menghadirkan saksi dari 6 terduga korban. Tetapi Olivia mengikuti proses sidang secara daring.

Seperti diketahui, Karnu, salah satu orang yang mengaku korban, melaporkan Olivia Nathania dan suaminya, Rafly Noviyanto Tilaar ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021.

Olivia dilaporkan atas kasus dugaan penggelapan, penipuan, serta pemalsuan surat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya.

Sementara, korban dari kasus tersebut disebut telah mencapai 225 orang dengan kerugian yang disebut mencapai Rp 9,7 miliar.

JPU mendakwa Olivia Nathania dengan Pasal 263 jo Pasal 65 dan atau Pasal 378 jo Pasal 65 dan atau Pasal 372 jo Pasal 65 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini