Share

Dituding Rusak Kawasan Gunung Puntang, Anji: Tim Saya Beberes Puluhan Karung Sampah

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Senin 07 Februari 2022 09:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 07 33 2543335 dituding-rusak-kawasan-gunung-puntang-anji-tim-saya-beberes-puluhan-karung-sampah-SpzUygV7Nf.jpg Anji (Foto: IG Anji)

JAKARTA - Anji dituding oleh netizen telah merusak kawasan Gunung Puntang. Akan tetapi, Anji justru memberikan jawaban menohok terkait tudingan tersebut, dengan menyertakan foto sebelum dan sesudah dirinya membantu untuk membersihkan serta merawat kawasan Gunung Puntang.

Dalam akun Instagramnya, suami dari Wina Natalia ini terlihat mengunggah sebuah tangkapan layar seorang netizen yang mengirimkan DM ke padanya. Orang tersebut bahkan sempat mempertanyakan tindakan pelantun Dia tersebut, dan menuding jika Anji telah merusak kawasan Gunung Puntang.

Baca Juga

Mulai Terkenal dan Banjir Endorse, Tak Disangka Ini 4 Sumber Kekayaan Fuji!

Anji Kapok Pakai Narkoba hingga Harus Direhabilitasi: Enggak Enak Bro

Anji

"Apa kabar kang. Saya (sensor) dari Gunung Puntang. Gimana ceritanya ini bisa dibongkar seperti ini? Emang pernah nanam apa anda disini?," tulis netizen tersebut.

Mendapatkan pesan dari netizen yang mengaku berasal dari Gunung Puntang, bapak tiga anak ini sontak menjelaskan tujuan dirinya sengaja mencabuti tumbuhan yang ada di sana. Pemilik nama asli Erdian Aji Prihartanto ini bahkan mengatakan bahwa dirinya juga memiliki peran untuk membersihkan kawasan Gunung Puntang dari sampah-sampah yang telah tertumpuk selama bertahun-tahun.

"Apanya yang dibongkar kang? Itu tim saya sedang mau beberes. Ada puluhan karung sampah yang ada di balik semak-semak di sana. Dan selama ini saya bersama tim juga sudah mengangkut banyak sekali sampah di sana.," jelasnya.

Lebih lanjut, ayah biologis dari Leticia Charlotte ini juga menegaskan bahwa tumbuhan yang ia cabut sekaligus untuk membersihkan sampah, akan tumbuh kembali selang 1-3 bulan. Bahkan, ia pun tak segan mengajak orang tersebut untuk bertemu bersama pihak dari Perhutani untuk membicarakan terkait tudingan dirinya merusak kawasan Gunung Puntang.

"Kenapa kang (sensor) marah? Semak dan tumbuhan di sana akan tumbuh rapat juga dalam waktu 1-3 bulan. Kalau kang (sensor) mau bicara, hayuk atuh. Sekalian nanti ajak Perhutani. Karena saya menandatangani perjanjian kerja sama atas tempat itu dengan mereka," tandasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini