Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Film Pertamanya Dihujat, Sia Hampir Akhiri Hidupnya

Andaru Danurdana , Jurnalis-Sabtu, 22 Januari 2022 |11:01 WIB
Film Pertamanya Dihujat, Sia Hampir Akhiri Hidupnya
Sia (Foto: IG Sia)
A
A
A

JAKARTA – Di tahun 2021, musisi pop Sia akhirnya debut di industri perfilman sebagai sutradara lewat film berjudul Music. Sayangnya, film pertamanya itu dicap buruk oleh warganet dan membuat Sia hampir mengakhiri hidupnya.

Berfokus pada seorang remaja perempuan pengidap autisme bernama Music, film berjudul sama itu mengisahkan tentang betapa sulitnya hidup di dunia luar bagi seorang pemilik disabilitas. Namun, meski mengangkat tema yang sensitif, Sia sebagai penulis dan sutradara malah dicap insensitif karena menggandeng aktris non-autis untuk memerankan tokoh yang mengidap autisme.

Baca Juga:

Sia Jadi Nenek di Usia 44 Tahun

Terungkap, SIA Kenakan Wig karena Penyakit Langka

Sia

Mendapat banyak kecaman karena dianggap tidak berhasil merepresentasikan sebuah komunitas dan dicap meromantisasi disabilitas, Sia kini mengaku sempat stres dan berencana bunuh diri sebelum akhirnya menjalani rehabilitasi.

“Aku depresi dan ingin bunuh diri, sampai aku harus masuk rehabilitasi,” ucap Sia dilansir dari Entertainment Weekly.

Ini bukan kali pertama sang musisi memicu diskusi soal kesehatan mental. Sejak tahun 2013 silam, Sia sudah buka-bukaan soal kehidupan lamanya yang penuh ketergantungan terhadap medikasi, membuat dirinya harus keluar-masuk rehabilitasi untuk ‘membersihkan’ diri.

Kontroversi yang meliputi film Music berawal ketika Sia mengumumkan pemeran tokoh Music, yakni aktris Maddie Zielger. Berperan sebagai tokoh pengidap autisme, Maddie dikecam oleh banyak warganet karena dinilai melakukan apropriasi; tak seharusnya aktris non-autis memerankan tokoh autis dan merampas kesempatan bagi aktris-aktris lain yang betul-betul mengidap autisme.

Berusaha melindungi pilihannya, Sia sempat menyebutkan bahwa Ia sudah mencari aktris yang berada di spektrum autisme. Namun, menurutnya, aktris-aktris yang Ia temui selalu sulit diajak bekerjasama dan “bikin stres,” membuat para warganet semakin berang mendengar pernyataannya yang terkesan merendahkan pengidap autisme.

Kini, film Music menjadi salah satu film paling banyak dikritisi di tahun 2021 kemarin. Meski sukses di ajang Golden Globes, film ini hanya berhasil meraup pendapatan sebesar USD700 ribu atau sekitar Rp10 miliar saja di box office dan juga dianugerahi titel Sutradara Terburuk, Aktris Terburuk, dan Aktris Pendukung Terburuk di ajang Razzie Awards.

Meski keputusannya menggandeng aktris non-autis tampak tak etis, banyak warganet yang menyayangkan hujatan berlebihan yang menimpa Sia hingga menghasilkan keterpurukan mental. Banyak pihak pun kini berharap cibiran dan cercaan terhadap Sia bisa berhenti; setidaknya sampai sang musisi pulih kembali.

(aln)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement