Share

Rano Karno dan Maudy Koesnaedi Kembali Dipersatukan

Lintang Tribuana, Okezone · Kamis 20 Januari 2022 21:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 206 2535346 rano-karno-dan-maudy-koesnaedi-kembali-dipersatukan-nUQ2L6Sgm6.jpg Film Pelangi Tanpa Warna (Foto: ist)

JAKARTA - Rano Karno dan Maudy Koesnaedi kembali dipersatukan dalam film bertajuk Pelangi Tanpa Warna. Film ini menjadi comeback pasangan fenomenal ini setelah trilogi Si Doel.

Pelangi Tanpa Warna merupakan film arahan sutradara Indra Gunawan di bawah rumah produksi Falcon Pictures.

Indra Gunawan, sebagai sutradara mengaku sangat terkesan dapat menyatukan Rano Karno dan Maudy Koesnaedi." Film ini berasal dari event Falcon Script Hunt, yang saya pilih. Saya terkesan, bisa menyatukan Rano Karno dan Maudy Koesnaedi. Seperti kita tahu kan, selain di film Si Doel, Rano Karno dan Maudy Koesnaedi tidak pernah ada dalam satu film," jelasnya.

Baca Juga:

Kreator Bangga Losmen Bu Broto Diangkat ke Layar Lebar

Losmen Bu Broto Ditonton Sultan Hamengkubuwono X, Maudy Koesnaedi: Saya Deg-degan

Film Pelangi Tanpa Warna

Memerankan tokoh Fedi, Rano Karno mengaku tidak ada hambatan dengan karakter Fedi." Setelah film Akhir Kisah Cinta Si Doel, Pelangi Tanpa Warna adalah film bioskop saya yang pertama. Kebetulan dipasangkan dengan Maudy Koesnaedi. Alhamdulillah semua lancar tidak ada kesulitan memerankan tokoh Ferdi. Maudy yang sulit, karena memerankan tokoh yang sakit Alzheimer. Sampai dia harus riset ke dokter. Kalau saya paling baca-baca di internet aja, untuk cari informasi," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Maudy Koesnaedi yang memerankan tokoh Kirana di film ini." Ini adalah kali pertama saya beradu akting dengan Rano Karno bukan sebagai Doel dan Zaenab. Ternyata asyik aja. Tidak menjadi hal yang menghambat untuk membentuk karakter baru," ujarnya.

Film ini sendiri menceritakan tentang sosok Fedi (Rano Karno), yang rancangan indah dalam pernikahannya hancur karena sang istri mengidap Alzheimer. Dari hari ke hari, Kirana (Maudy Koesnaedi) terus melupakan semua hal sederhana hingga paling penting dalam hidupnya. Situasi berubah menjadi penuh emosi hingga membuat ketenangan di rumah seolah menghilang, lalu berganti dengan kesedihan yang tak berkesudahan. Fedi terus diuji dengan kondisi Kirana yang semakin hari semakin menurun. Tugas rumah tangga yang awalnya dipegang sang istri, kini dibebankan penuh padanya. Mampukah Fedi bertahan atau malah memilih menyerah?

Baca Juga: Pos Indonesia Pekenalkan ULBI, Kampus Logistik Pertama di Indonesia

(aln)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini