Laporan PB SEMMI kepada Nikita Mirzani Dugaan Penistaan Agama Belum Diterima Polisi, Ini Alasannya

Nandha Aprilia, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 20:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 33 2491596 laporan-pb-semmi-kepada-nikita-mirzani-dugaan-penistaan-agama-belum-diterima-polisi-ini-alasannya-CKHq1tl3kF.jpg Nikita Mirzani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nikita Mirzani dilaporkan oleh Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (LBH PB SEMMI), Gurun Arisastra, terkait kasus dugaan penistaan agama lewat sebuah video singkat yang viral baru-baru ini.

Diketahui sebelumnya, dalam video tersebut Nikita Mirzani terlihat terkekeh ketika membacakan niat salat maghrib.

Baca Juga:

Nikita Mirzani Bakal Dipolisikan Usai Jadikan Bacaan Salat Candaan

Dituding Jadikan Bacaan Salat Candaan, Nikita Mirzani Beri Tanggapan

Nikita Mirzani

LBH PB SEMMI pun melaporkan hal tersebut dengan menuding tingkah ibu tiga anak itu sebagai tindakan menista agama.

“Saya sampaikan, hari ini kami Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia menghadap SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) menyampaikan terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh artis Nikita Mirzani,” ujar Guntur Arisastra saat ditemui MNC Portal Indonesia di Bareskrim Mabes Polri, Senin (23/10/2021).

Namun sayang, surat laporan pun belum bisa dikeluarkan, lantaran masih kurangnya bukti pelaporan.

“Jadi kami sudah sampaikan peristiwa hukum tersebut, namun belum bisa keluar untuk tanda bukti lapornya karena kami harus melengkapi hal-hal dokumen maupun bukti yang berdasarkan petunjuk dari penyidik, jadi kami harus lengkapi,” tuturnya.

Guntur sendiri menjelaskan motif pihaknya membuat laporan akan hal ini karena adanya kegaduhan yang tercipta dari peristiwa ini.

“Ini kan yang beredar terkait niat bacaan salat ya, yang dimana gimmick nya itu kan bercanda. Dari Nikita Mirzani dan itu kan heboh ditengah masyarakat,” tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku masih harus terus mencari bukti yakni berupa video full, yang diketahui saat ini pihaknya baru hanya memegang potongan videonya saja.

“Saya masih kurang alat buktinya, beberapa hal dan ini terkait dengan video buktinya, saya belum dapat yang full. Sehingga saya harus kumpulkan itu dulu, saya harus upayakan itu, sehingga nanti saya akan kembali lagi,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini