Jalani Pemeriksaan Tambahan, Olivia Nathania Dicecar 42 Pertanyaan

Lintang Tribuana, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 22:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 33 2488287 jalani-pemeriksaan-tambahan-olivia-nathania-dicecar-42-pertanyaan-GDlFd7YDlz.jpg Olivia Nathania Jalani Pemeriksaan Tambahan (Foto: Okezone/ Lintang Tribuana)

JAKARTA- Putri Nia Daniaty, Olivia Nathania selesai menjalani pemeriksaan tambahan terkait dugaan penggelapan, penipuan, dan pemalsuan surat calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Polda Metro Jaya, Senin (18/10/2021). Dia menjalani pemeriksaan sekitar 8 jam dan dicecar 42 pertanyaan oleh penyidik, sehingga total dari pemeriksaan sebelumnya dia sudah diberi 83 pertanyaan.

"Jadi begini tadi jadi total 83 pertanyaan sambungan dari yang kemarin ya," ujar kuasa hukum Olivia, Susanti Agustina.

Olivia Nathania

BACA JUGA:

Gloria Elsa Ceritakan Pengalaman Mistis Jadi Perias Jenazah di Morning Update iNews TV

Sammy Simorangkir Pilih Hidup Sederhana Tanpa Utang

Menurut Susanti, pertanyaan yang diberikan kepada Olivia seputar laporan Agustin dan Karnu yang mengaku sebagai korban kliennya. Sayangnya, mereka tak bisa membeberkan lebih rinci.

"Pertanyaannya juga seputar laporan daripada Ibu Agustin dan Pak Karnu. Kita bantah, dan itu kita enggak bisa menceritakan disini karena itu masuk dalam penyidikan ya," tuturnya.

Olivia sendiri enggan berbicara banyak saat diberondong pertanyaan oleh awak media. Ia hanya minta didoakan agar masalahnya cepat selesai.

"Kondisinya saya lagi kurang sehat tapi minta doanya aja biar semuanya dilancarkan," ujar putri sang pelantun Gelas Gelas Kaca itu.

Sebelumnya, Olivia Nathania tak datang ke pemeriksaan lanjutan di Polda Metro Jaya yang dijadwalkan pada 14 Oktober lalu. Menurut sang kuasa hukum, kondisi kliennya sedang tak sehat.

Olivia Nathania dan suaminya, Rafly Noviyanto Tilaar diduga melakukan penggelapan, penipuan, dan pemalsuan surat CPNS. Korban disebut mencapai 225 orang dengan total kerugian Rp9,7 miliar.

 Perwakilan korban didampingi kuasa hukum Odie Hudiyanto kemudian melaporkan mereka ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini