8 Fakta Menarik Seputar Lagu Indonesia Raya

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 17 Agustus 2021 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 205 2456925 8-fakta-menarik-seputar-lagu-indonesia-raya-L9roBgMwbu.jpg Bendera Merah Putih (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA - Rakyat Indonesia mana yang tak hafal dengan melodi dan lirik lagu Indonesia Raya? Mengingat lagu Indonesia Raya adalah lagu wajib, lagu kebangsaan dari Indonesia.

Lagu wajib yang dinyanyikan dalam setiap gelaran upacara kemerdekaan, upacara kenegaraan, atau perhelatan event-event penting baik di dalam negeri atau pun di kancah internasional.

Baca Juga:

Mengenal Arti Filosofi di Balik 3 Stanza Lagu Indonesia Raya

Pengedara Diminta Turun untuk Dengarkan Indonesia Raya dan Hormat Bendera

Bendera Merah Putih Foto: BPMI Setpres

Meski sudah terpatri di setiap rakyat Indonesia, tapi mungkin sebagain rakyat Indonesia masih belum tahu fakta-fakta menarik yang terdapat pada lagu Indonesia Raya. Merangkum situs laman media komunikasi dan inspirasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Senin (16/8/2021) mari simak ulasan singkat delapan fakta menarik tentang lagu Indonesia Raya.

1. No reff: Awalnya refrain Indonesia Raya bukanlah kata ‘Raya’ tapi ‘Mulia’ dan judulnya pun bukan Indonesia Raya, tapi Indonesia Merdeka. Tapi karena kata Merdeka masih begitu sensitif saat itu, maka Merdeka diganti dengan kata Raya.

2. Sosok penting selain WR. Supratman: WR. Supratman sebagai pencipta lagu, dalam proses rekamannya dibantu oleh seorang pengusaha etnis Tionghoa, Yo Kim Tjan untuk merekam Indonesia Raya dengan melodi alunan musik keroncong tahun 1927, yang saat itu begitu disukai di hati masyarakat Indonesia.

3. Tersimpan di museum: Generasi saat ini bisa mendengarkan suara rekaman pertama Indonesia Raya loh! Disimpan di Museum Benteng Heritage milik Udaya Halim yang berlokasi di kota Tangerang, Banten.

4. Diatur di Undang-Undang: Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan, diatur secara resmi dalam Undang-Undang. Contohnya Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan yang mengatur soal kewajiban memperdengarkan atau menyanyikan Indonesia Raya pada perhelatan acara-acara resmi tertentu.

5. Diatur dalam PP : Tak hanya lewat Undang-Undang, lagu Indonesia Raya juga terdapat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1958 tentang Penggunaan Lambang Negara. Di PP ini, diatur sikap wajib setiap warga negara saat mendengar dan menyanyikan lagu Indonesia Raya yakni setiap orang harus dalam posisi berdiri tegak di tempat.

6. Diubah jadi mars: Awalnya berbentuk musik keroncong, tapi pada September 1944 Indonesia Raya diubah menjadi lagu mars yang mana ubahan ini dilakukan oleh pemerintah Jepang yang diketahui membentuk satu tim khusus, dipimpin langsung oleh Ir Soekarno.

7. Versi lain: Enam tahun pasca diubah menjadi lagu mars, pada 1950 dibuatlah Indonesia Raya versi selanjutnya. Gubahan ini dibuat oleh Yosef Claire atas permintaan dan persetujuan dari Presiden Ir.Soekarno. Versi ini sendiri hadir dengan 4 baris lirik sebelum reffrain yang dibuat lebih mendayu dan reffrain diubah menjadi Fortissimo.

8. Versi teranyar: Indonesia Raya yang dinyanyikan dan diperdengarkan saat ini, gubahannya merupakan hasil karya maestro kondang, Addie MS bersama Twilight Orchestra pada tahun 1997.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini