"Ada saja yang dikerjakan. Pekan ini buat tangga, hari berikutnya ngecat, lalu buat ini, buat itu. Sampai kami selalu bertanya, “Ini rumah kapan selesainya, sih Pah?"," lanjutnya.
Kini, ayah Oki telah tiada dan meninggalkan rumah kebanggaan hasil kerja kerasnya selama sepuluh tahun. Sebagai bentuk rasa cinta, dia bersama keluarga memutuskan mewakafkan rumah peninggalan sang ayah ini menjadi rumah quran.
"Saat Papa kembali kepada Allah, kami semua memutuskan rumah bersejarah ini kami jadikan rumah quran, @maskanulhuffadzbatam @maskanulhuffadz," tulis Oki.
Menurut Oki, rumah ini masih direnovasi lagi hingga kedatangan santri baru di bulan depan, tanpa mengubah hasil karya tangan sang ayah. Dia berharap, keputusan ini membawa kebahagiaan untuk mendiang
"Semoga rumah ini bisa terus membuat bahagia Papa, mendatangkan kebahagiaan untuk Papa di dunia dan akhirat. Amin," tandasnya. (nit)
(kem)