Besar sebagai Musisi, Uki eks NOAH Kini Sebut Musik Pintu Maksiat

Lintang Tribuana, Jurnalis · Rabu 28 Juli 2021 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 33 2447271 besar-sebagai-musisi-uki-eks-noah-kini-sebut-musik-pintu-maksiat-7UVUDa6hyv.jpg Uki eks NOAH (Foto: Instagram/@uki_kautsar)

JAKARTA - Uki eks NOAH kini tengah menjadi sorotan netizen. Pasalnya, pria yang mulai berhijrah sejak 2 tahun silam itu menuturkan pandangannya tentang musik yang menghebohkan publik.

Pernyataan Uki ini diketahui lewat kanal YouTube Belajar Sunnah. Ia mengaku, tak bangga dengan pencapaiannya ketika menjadi musisi, meski namanya besar dari industri musik.

Uki eks NOAH

"Saya enggak bisa membanggakan, 'Ya Allah, dulu saya ini menciptakan banyak fans, terus banyak lagu.' Di hadapan Allah, pada akhirnya itu enggak bisa meningkatkan derajat saya," kata Uki, dikutip pada Rabu (28/7/2021).

Baca Juga:

Tinggalkan Musik, Uki eks NOAH Fokus Ibadah dan Kegiatan Sosial

Ungkap Alasan Keluar dari Noah, Uki: Penghasilan Halal Atau Haram?

Pemilik nama lengkap Mohammad Kautsar Hikmat ini bahkan menganggap musik adalah bagian haram. Ia memiliki alasan terkait pandangannya tersebut.

"Kalau saya bilang, saya dengan uang ini bisa sedekah dengan banyak segala macam, tapi kita melakukan hal yang haram, enggak bisa," kata Uki.

Menurut Uki, musik adalah pintu maksiat karena membuka peluang masuknya berbagai hal negatif dan musisi menjadi media pembukanya.

"Ketika musik itu enggak kalian lakukan, otomatis kalian menutup pintu khamr (minuman keras), rokok, terus bercampur dengan wanita," ungkapnya.

"Oke kita sering main di kafe, di medan yang ditampilkan di depan billboard itu musisinya bukan 'ayo malam ini kita minum khamar bareng-bareng dengan para-para wanita yang bisa datang ke tempat itu gratis.' Tapi musisi yang akan dikedepankan menjadi pintu pembuka maksiat itu sendiri," lanjutnya.

Uki eks NOAH

Di akhir pernyataannya, Uki mengingatkan para musisi agar berhenti menjadi pembuka pintu maksiat untuk orang lain.

"Jangan mau jadi pintu maksiat untuk orang lain memasuki maksiat itu sendiri. Tutup erat eratnya. Jangan mau kita jadi pintu maksiat," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini