Melati Wijsen Wakili Indonesia di Festival Film Cannes 2021, Ini Judul Filmnya

Lintang Tribuana, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 09:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 206 2439768 melati-wijsen-wakili-indonesia-di-festival-film-cannes-2021-ini-judul-filmnya-ctq321o24N.jpg Melati Wijsen (Foto: IG Melati Wijsen)

JAKARTA - Melati Wijsen, aktivis asal Indonesia menjadi sorotan setelah menghadiri Festival Film Cannes di Prancis pada 10 Juli 2021. Dia ikut serta dalam pemutaran perdana film dokumenter yang dibintanginya, Bigger Than Us.

Melati membagikan momen ketika di red carpet melalui Instagramnya. Dia tampil menawan dengan gaun kuning, bergandengan dengan aktivis lain yang membintangi Bigger Than Us, yakni Mohamad Al Jounde dan Flore Vasseur.

"Tadi malam kami tayang perdana @biggerthanus_thefilm di Festival Film Cannes. Dunia yang luar biasa, perayaan yang luar biasa," tulis Melati.

Baca Juga:

Nikita Mirzani Pamer Celana Dalam Ungu, Netizen: Cantik Betul Itu Body

Nikita Mirzani Unggah Foto Tanpa Busana, Netizen: Body Goal Nyai!

Melati Wijsen

Melati pun senang karena pemutaran perdana film Bigger Than Us menuai respons positif. Dia menuturkan bahwa para penonton standing ovation dan memberikan apresiasi dengan tepuk tangan meriah.

"Kami mendapatkan standing ovation untuk kerja keras kami. Semua penonton bertepuk tangan selama credit berlangsung dan tak berhenti hingga lampu menyala," tulisnya lagi.

Di momen spesial ini, dia sekaligus mengapresiasi desainer Yogie Pratama yang sudah merancang gaun cantik sehingga penampilannya spektakuler di Festival Film Cannes.

"Penting bagiku untuk mewakili Indonesia selama di sini. Jadi, semua pakaianku adalah karya desainer Indonesia. Dan untuk gaunku di red carpet itu dirancang @mryogiepratama," ungkapnya.

Bigger Than Us merupakan film yang diproduseri aktris senior Prancis, Marion Cotillard. Menceritakan tentang perjalanan Melati Wijsen mengatasi masalah sampah plastik.

Dia berhasil meminta pemerintah daerah untuk melarang penjualan plastik di Bali selama 6 tahun. Dari sana, Melati bertemu dengan aktivis lainnya di seluruh dunia.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini