
“Menulis komen-komen negatif, harassment, pornography, bullying, kebencian dalam kedok ‘mengingatkan’; ‘siapa suruh jadi artis’; ‘salah sendiri kenapa dia begitu’ dan lain-lain,” ujar Jedar, Rabu (26/5/2021)
Jesika Iskandar yang disapa akrab Jedar ini juga menjelaskan bahwa komentar-komentar kejam yang menghina dan merendahkan membawa-bawa ras, suku, agama tidak akan dapat mengubah situasi yang telah terjadi. Tapi sebaliknya akan memperparah situasi yang ada dan dapat mneyakit seseorang yang sedang serang tersebut. Keluarga juga saudara dapat terkena akibatnya dari komentar-komentar kejam itu.
“Kalian pikir dengan kalian begitu aku jadi lebih baik? Apakah hidup aku berubah? Apakah masa lalu bisa hilang? TIDAK. Kalian hanya menyakiti,” terang Jesika
Jedar menegaskan bahwa dirinya tidak akan membalas komentar-komentar negatif tersebut. Bagi dirinya komentar tersebut merupakan pelatihan baginya untuk belajar kesabaran.