JKT48 Alami Restrukturisasi, Gaby Sedih Kehilangan Teman

Diana Rafikasari, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 205 2343348 jkt48-alami-restrukturisasi-gaby-sedih-kehilangan-teman-JDrW11qfQv.jpg Gaby JKT48 (Foto: IG Gaby JKT48)

JAKARTA - JKT48 menjalani restrukturisasi. Beberapa personel harus lulus lebih cepat. Hal ini dilakukan manajemen JKT48 untuk mengantisipasi masa pandemi virus corona yang tak kunjung usai.

Gaby JKT48 merasa kehilangan. Gaby mengaku hal ini tidak mudah baginya. Bagi Gaby, terasa berat kehilangan banyak teman dalam waktu bersamaan.

Baca Juga:

Pernyataan Amel Setelah Terdepak dari JKT48

JKT48 Lakukan Restrukturisasi, Bintang Iklan Biskuit Afiqah Ucap Salam Perpisahan

Gaby JKT48


Hal diungkapkan pemilik nama asli Gabriela Margareth Warouw itu melalui postingan di akun Twitter pribadinya, @gabyJKT48.

"Berat rasanya kehilangan satu teman. Apalagi kehilangan banyak teman di waktu yang bersamaan," tulis Gaby dikutip Selasa (12/1/2021).

Sementara dipostingan lainnya, perempuan 22 tahun itu mengungkapkan rasa sedih dan kecewanya karena pengurangan jumlah member JKT48. Meski merasakan sama seperti penggemar lainnya, namun Gaby mengingatkan yang terpenting saat ini adalah memberi dukungan dan saling mengerti.

"Mungkin sekarang banyak orang sedang sedih, heran, kecewa, marah, kesal dan perasaan lainnya. Karena akupun juga. Aku tau tidak semudah itu," kata Gaby.

"Tidak semudah itu untuk menerima dan tidak semudah itu untuk mengerti. Namun, di kondisi yang berat seperti ini, keberadaan kita akan jauh lebih bermakna apabila kita saling memberi dukungan bukan menjatuhkan, saling mengerti bukan menghakimi. Mengerti bahwa keputusan terberat akan selalu ditemui dari hari ke hari terutama di masa sulit seperti sekarang ini," lanjutnya.

Gaby pun percaya tidak ada perjuangan member yang sia-sia. Bahkan menurutnya, setiap member JKT48 akan tetap sukses berkarir di mana pun mereka berada. Karena itu, Gaby meminta pada seluruh penggemar untuk terus memberikan dukungan kepada seluruh member JKT48.

"Aku percaya di JKT48 tidak ada perjuangan yang sia-sia. Perasaan, tenaga, waktu yang telah diberikan suatu saat akan jadi makna. Entah kapan itu, semua orang punya waktunya masing-masing," ungkapnya.

Baca Juga:

Daftar Personel JKT48 yang Lulus Imbas Restrukturisasi

Gaby JKT48

"Akupun juga percaya setiap member JKT48 punya caranya sendiri untuk bersinar di manapun kami berada. Apapun keputusan yang telah diambil, semoga dukungan selalu ada menyelimuti langkah setiap member di manapun kami berada dan sesulit apapun situasi dan kondisinya," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, melalui pernyataan resminya, JKT48 mengumumkan restrukturisasi atau pengurangan jumlah member dan staf karena pandemi Covid-19. Sejak pertengahan bulan Maret 2020, grup musik tersebut dilaporkan sulit menjalani kegiatan.

"Terima kasih atas dukungannya untuk JKT48. Seperti yang telah diumumkan pada 10 November yang talu, oleh karena efek pandemi Covid-19 di Indonesia, sejak pertengahan bulan Maret 2020 hingga saat ini kegiatan JKT48 menjadi sangat sulit untuk dijalankan," tulis pengumuman tersebut.

Diskusi secara terus menerus pun sudah dilakukan oleh manajemen dan para stakeholder untuk mencegah JKT48 tidak bubar. Dari hasil diskusi tersebut, akhirnya diputuskan bahwa satu-satunya cara untuk tetap bisa bertahan adalah dengan melakukan pengurangan jumlah member dan staf JKT48.

Baca Juga:

Ngobrolin JKT48 Bareng Admin Sosial Media RCTI+

Stella Cornelia Positif COVID-19, Fendy Chow Beri Dukungan

Gaby JKT48

"Di akhir tahun lalu tim manajemen dan para stakeholder telah melakukan diskusi terus-menerus untuk memikirkan cara agar JKT 48 tidak bubar," jelasnya.

Dalam pengumuman itu, disebutkan juga bahwa JKT48 akan meluluskan 26 member dalam Upacara Kelulusan Khusus JKT48. Acara ini akan dilaksanakan pada akhir bulan Februari.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini