Tes COVID-19 Pakai Sambal Cireng, Rina Nose: Hanya Mengajak Publik Berpikir

Lintang Tribuana, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 04:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 33 2331752 tes-covid-19-pakai-sambal-cireng-rina-nose-hanya-mengajak-publik-berpikir-vMudSOxuTc.jpg Rina Nose (Foto: Instragram @rinanose16)

JAKARTA - Rina Nose mengaku punya alasan tersendiri kenapa dirinya melakukan eksperimen alat tes rapid COVID-19 dengan menggunakan sambal cireng. Rina menjelaskan, apa yang dilakukannya hanya ingin mengetahui informasi yang dirinya terima.

Rina Nose memaparkan, eksperimen alat tes COVID-19 dengan menggunakan makanan bukan hanya dirinya. Istri Jossy Aartsen itu mengunggah cuplikan berita seorang anggota parlemen Austria yang melakukan tes rapid dengan minuman berkarbonasi yang ternyata hasilnya juga positif.

"Bedanya, tes (menggunakan minuman berkarbonasi) yang saya lakukan hasilnya negatif," ujarnya seperti dikutip dari unggahan Instagram sang komedian, pada Senin (21/12/2020).

Rina Nose lakukan eksperimen alat tes Covid dengan sambal cireng

Baca juga: Anya Geraldine Pamer SIM C, Nama Aslinya Jadi Sorotan

Percobaan lain, menurut Rina Nose, juga pernah dilakukan Presiden Tanzania, John Magufuli. Dia melakukan tes dengan menggunakan darah kambing dan pepaya yang ternyata hasilnya juga positif COVID-19.

Berdasarkan deretan uji coba itulah, Rina Nose mempertanyakan letak kesalahan eksperimen yang dilakukannya.

“Kalau boleh saya bertanya, apa atuh yang salah dari eksperimen uji sampel yang saya lakukan? Kan saya tidak menyakiti makhluk hidup manapun dengan eksperimen saya (yang menyakitkan justru komentar netizen),” tuturnya.

Presenter kocak itu mengaku, hanya ingin menguji semua informasi yang diterimanya. Ia pun tak ingin menarik kesimpulan apapun dari eksperimen yang telah dilakukannya tersebut.

"Eksperimen kan memang dilakukan untuk menguji kebenaran. Dan dari hasil uji yang saya lakukan, saya enggak akan memberikan kesimpulan apa-apa, hanya mengajak publik untuk berpikir saja,” ungkap Rina Nose.

Rina Nose sadar bahwa keberadaan pandemi COVID-19 selama 9 bulan terakhir membuat masyarakat terpecah belah. Ada kubu yang percaya, lainnya memilih untuk tak memercayai keberadaan virus tersebut.

Rina Nose 

"COVID-19 kan bukan kepercayaan. Jadi kalau saya ditanya, ada di kubu mana? Saya ada di barisan luar yang mau berpikir, belajar, dan mencari tahu terus,” tutup Rina.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini