
Yusuf merasakan langsung pengalaman menjadi pasien covid-19 yang harus susah payah bernapas. Karena masalah itu, ayah Wirda Mansur ini bahkan kesulitan membaca Alquran.
"Saat ini pun napas mesti diatur-atur. Dilatih pernapasan. Tetap benar-benar hanya olahraga super ringan," kata Yusuf.
Ia menambahkan, "Saya ngaji yang senangnya dengan tilawah, murratal, ini harus terbata-bata. Pelan-pelan sekata-sekata. Disertai ambil nafas agak diatur. Baca seayat aja bisa capeknya minta ampun."
Yusuf pun kesulitan melakukan rutinitasnya di rumah sakit. Bahkan untuk gerakan sederhana seperti posisi tengkurap.