Idap Kanker Pankreas, Alex Trebek Sempat Mengaku Sembuh

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 09 November 2020 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 33 2306583 idap-kanker-pankreas-alex-trebek-sempat-mengaku-sembuh-XkwSA0UZfB.jpg Alex Trebek (Foto: Hollywoodreporter)

LOS ANGELES - Pembaca acara terkenal dan legendaris Amerika, Alex Trebek menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu 8 November kemarin di usia 80 tahun.

Berpulangnya Alex yang dikenal sebagai pembawa acara tayangan game show, Jeopardy selama 35 tahun ini tak lama setelah ia didiagnosis mengidap kanker pankreas, Maret 2019.

Secara eksklusif kepada People pada Mei 2019, Alex pernah menceritakan perjuangannya melawan penyakit ganas tersebut. Alex sempat menuturkan menurut keterangan tim dokter yang merawatnya, ia mengalami progres yang positif.

Baca Juga: Alex Trebek, Pembawa Acara Jeopardy Meninggal Dunia Usai Melawan Kanker Pankreas

“Para dokter berkata, dalam ingatan mereka tidak pernah melihat hasil positif seperti ini. beberapa tumor telah menurun lebih dari 50 persen,” kata Alex, dikutip People, Senin (9/11/2020).

Agustus 2019, Alex pun telah menyelesaikan semua rangkaian perawatan kemoterapinya. Lewat video, ia mengumumkan ia telah sembuh dan kala itu tengah di masa pemulihan.

“Aku telah melalui banyak sesi kemoterapi dan bersyukur semua itu sekarang telah selesai. Aku sedang dalam masa penyembuhan, dan hanya itu yang bisa saya harapkan sekarang,” imbuhnya.

Setelah itu, tepatnya September 2019 Alex pun kembali ke layar kaca dan menyapa para pemirsa lewat acara kuis Jeoprady musim tayang ke-36. Tapi sayangnya, di bulan yang sama Alex mengumumkan bahwa ia harus kembali menjalani kemoterapi.

Lahir di Ontario, Kanada, Alex memulai karirnya di bidang pertelevisian lewat Canadian Broadcasting Company pada 1961. Ia sempat menjadi MC untuk beberapa acara game show, sebelum akhirnya memandu Jeopardy sejak 1984.

 

Selama memandu Jeopardy hampir 40 tahun, Alex juga sambil melawan beberapa masalah kesehatan yang ia alami. Mulai dari dua kali serangan jantung, operasi penggantian lutut, operasi menghilangkan gumpalan darah di otak, hingga tendon Achilles yang robek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini