Bebas Bulan Ini, Dwi Sasono Tak Sabar Berpelukan dengan Anak dan Istri

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 03 November 2020 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 03 33 2303338 bebas-bulan-ini-dwi-sasono-tak-sabar-berpelukan-dengan-anak-dan-istri-owgyGFsRdg.jpg Dwi Sasono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Aktor Dwi Sasono disebut akan bebas dari rehabilitasi narkoba pada November 2020 ini. Kabar tersebut diketahui melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pada Senin, 2 November 2020.

Melalui unggahannya, admin dari akun milik suami Widi Mulia itu nampak meminta doa dari masyarakat agar Dwi bisa kembali berkumpul dengan keluarga. Sebagaimana diketahui, semenjak berada di Rumah Sakit Ketergantungan Obat, Cibubur, Jakarta Timur, Dwi sama sekali belum pernah bertemu dengan ketiga anak-anaknya.

"Hai, ini Adminnya mas Dwi lagi. Tolong doain ya, bulan #November ini, background fotonya bakal berubah, 'pelukannya jadi 5 orang lagi'," tulis admin dalam akun Instagram milik Dwi Sasono.

Baca Juga:

Divonis 6 Bulan Rehabilitasi, Dwi Sasono Bebas Bulan Depan

Divonis 6 Bulan Rehabilitasi, Dwi Sasono Peluk Erat Widi Mulia

Dwi Sasono


Sementara itu, kuasa hukum dari Dwi Sasono, Muhammad Firdaus, sempat menyebut bahwa kemungkinan besar pada akhir November ini kliennya bisa bebas dari rehabilitasi narkoba. Bahkan Dwi sangat bersyukur atas vonis yang ditetapkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Satu bulan lagi insya Allah kalau perhitungan kami. Berarti bulan depan (November) insya Allah sudah bisa kembali ke rumah," ujar Muhammad Firdaus, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 8 Oktober 2020 lalu.

"Yang jelas beliau (Dwi) bahagia sekali," lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, pada 26 Mei 2020 lalu, Dwi Sasono kedapatan menyimpan 16 gram narkotika jenis ganja di kediamannya. Usai diamankan oleh Polsek Jakarta Selatan, pada 9 Juni 2020, Dwi dipindahkan ke RSKO Cibubur, untuk menjalani rehabilitasi,

Sempat dituntut 9 bulan penjara, bintang film Mendadak Dangdut itu mengajukan pledoi dan meminta agar hukuman diringankan. Tepat pada 8 Oktober kemarin, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permintaannya, dan menjatuhkan vonis 6 bulan masa rehabilitasi pada pria 40 tahun itu.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini