Jadi Korban Rasisme, Almarhum Eddie Van Halen Dipaksa Makan Pasir

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 23:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 33 2293143 jadi-korban-rasisme-almarhum-eddie-van-halen-dipaksa-makan-pasir-bhArgUqHEf.jpg Eddie Van Halen (Foto: Instagram/@eddievanhalen)

LOS ANGELES - Pengalaman pahit Eddie Van Halen semasa hidup terungkap sepekan setelah kematiannya. Gitaris band Van Halen ini pernah menjadi korban rasisme saat masih muda karena berdarah Indonesia.

Dalam wawancara 3 tahun lalu, Eddie menceritakan bagaimana ia harus pindah ke Amerika dari Belanda karena keluarganya jadi korban rasisme. Di Negeri Paman Sam, ia tetap menghadapi aksi bullying.

Eddie Van Halen

“Kami sudah mengalami masa sulit di Belanda, lalu sekarang kalian berada di negara lain di mana kalian tidak dapat berbicara bahasanya. Ditambah kalian sama sekali tidak tahu apa-apa tentang apa pun dan itu sangat menakutkan," aku Eddie dikutip dari People, Selasa (13/10/2020).

Baca Juga:

- Miliki Darah Indonesia, Mendiang Eddie Van Halen Jadi Korban Rasisme

- Sikapi Tuntutan soal Anak, Suami Nita Thalia Beri Jawaban Mengejutkan

Menurut cerita Eddie, ia lebih sering di-bully oleh orang kulit putih. Berbagai aksi perundungan dialaminya, termasuk dipaksa memakan pasir.

“Sebenarnya orang kulit putihlah yang menjadi pengganggu. Mereka akan merobek PR dan bukuku, menyuruhku makan pasir di taman bermain, dan lain sebagainya. Anak-anak berkulit hitam lah yang membela saya,” cerita Eddie.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini