Kolaborasi dengan Produser Malaysia, A Nayaka Hadirkan Single Bertema Self Love

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 205 2292594 kolaborasi-dengan-produser-malaysia-a-nayaka-hadirkan-single-bertema-self-love-JDgGt2Ls86.jpg A Nayaka (Foto: Instagram A Nayaka)

JAKARTA - Penyanyi A Nayaka menghadirkan single baru bertajuk Waktu Tiba. Dalam single ini, A Nayaka menghadirkan lagu bertema mencintai diri sendiri atas pengalaman yang dialami.

A Nayaka mencoba mengeksplorasi diri. Terbukti, dalam single ini A Nayaka berkolaborasi dengan SonaOne asal Malaysia. Single pun dihadirkan dengan berbahasa Indonesia-Inggris. A Nayaka yakin, single ini adalah alat dirinya menuju belantika musik Asia.

Baca Juga:

Ibu RT Ungkap Sule Sudah Menikah dengan Nathalie Holscher

Tidak Kenakan Bra, Kendall Jender Jadi Bahan Olokan

A Nayaka


"Saya percaya bahwa ini adalah langkah selanjutnya dalam evolusi saya sebagai musisi. Menulis rekaman bilingual bukanlah tugas yang mudah, tetapi melakukannya sambil membuat lagu menjadikannya lebih menarik dan menantang,” ungkap A Nayaka dalam rilis yang diterima Okezone.

A Nayaka mencoba menghadirkan emosi atas rasa yang berkecamuk. Mencoba mencintai diri sendiri atas semua kejadian pahit dan kebosanan yang dialami. A Nayaka mencoba berkontemplasi, menghadirkan bentuk baru dirinya dalam single tersebut.

"Nayaka menyampaikan emosinya yang kompleks, membungkusnya dengan apik agar siap untuk didengar dan dirasa. Sebuah perjalanan yang harus diceritakan, lagu Waktu Tiba mendorong self-growth - bukan untuk masa depan, tetapi untuk hari ini dan untuk sekarang," jelasnya.

Produser SonaOne melihat keseriusan A Nayaka menjalani karier di belantika musik Asia. Di bawah label ternama se-Asia Tenggara, Def Jam South East Asia, A Nayaka berhasil mendapatkan warna dan citranya sendiri.

“Saya selalu membayangkan lagu seperti ini untuk Nayaka tapi tidak pernah bisa menyampaikan idenya dengan tepat. Setelah malam yang panjang di studio dan waktu tidur yang sangat minimum, keesokan harinya ketika kami kembali bekerja, kami tahu persis apa yang harus kami lakukan, dan selebihnya, seperti yang mereka katakan, adalah sejarah ” jelas SonaOne.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini