No Time To Die Mundur ke 2021, Cineworld Tutup Bioskopnya di Seluruh AS dan Inggris

Evan Oktavianus, Jurnalis · Senin 05 Oktober 2020 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 206 2288496 no-time-to-die-mundur-ke-2021-cineworld-tutup-bioskopnya-di-seluruh-as-dan-inggris-UuGrhHu8Mq.jpg No Time To Die (Foto: IG James Bond)

LOS ANGELES - Cineworld, jaringan bioskop dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menutup semua bioskopnya di Amerika Serikat. Hal ini dilakukan setelah mendengar berita penundaan film James Bond, No Time To Die ditunda hingga 2021.

Dilansir dari USA Today, penutupan secara massal ini dilakukan Cineworld untuk mencari jalan aman diakibatkan oleh penundaan film terbaru James Bond tersebut. Pasalnya sebelum berita penundaan James Bond, film itu merupakan film besar satu-satunya yang masih dijadwalkan tayang pada 2020.

Baca Juga:

Hot Gosip: Nikita Willy Batal Nikah hingga Putri Shandy Aulia Belajar Jalan

Lagi, Celine Evangelista Diisukan Berpindah Keyakinan

No Time to Die


Pernyataan Cineworld datang setelah Sunday Times melaporkan bahwa bioskop Cineworld di Inggris Raya dan Irlandia akan ditutup dalam beberapa minggu mendatang yang menyebabkan sekitar 5.500 orang kehilangan pekerjaan.

Cineworld Group PLC berencana untuk menutup total 671 bioskop Regal, diantaranya 534 bioskop di Amerika Serikat dan 128 bioskop di Inggris hingga Irlandia. Namun hal ini masih bersifat pertimbangan atau perencanaan saja, belum mencapai keputusan akhir apakah akan benar-benar ditutup atau tidak.

Bioskop AS sebagian besar telah dibuka kembali setelah ditutup sejak bulan Maret, namun perkembangan kuantitas penonton yang datang ke bioskop pada pandemi ini membuahkan hasil yang mengecewakan, buktinya film hit Christopher Nolan, Tenet hanya menghasilkan USD45 juta di Amerika Serikat.

Baca Juga:

Nikita Willy dan Indra Priawan Gagal Menikah di Oktober 2020

Shandy Aulia Bahagia Putrinya Bisa Berjalan di Usia 7 Bulan

No Time to Die

Selain itu, dua pasar terbesar perfilman di Amerika, New York dan Los Angeles masih belum dibuka sampai saat ini, karena diagnosis virus korona mendekati 7,5 juta di AS dan hampir 210.000 orang Amerika telah meninggal dalam pandemi tersebut.

Minggu lalu, para pembuat film Hollywood papan atas di antaranya Spielberg, Nolan, Martin Scorsese, Clint Eastwood, Patty Jenkins, Jordan Peele, Barry Jenkins, Sofia Coppola dan James Cameron, bersama dengan National Association of Owners, the Motion Picture Association dan the Directors Guild Amerika, mendesak kongres untuk menyelamatkan bioskop-bioskop yang bermasalah, dengan mencatat bahwa bioskop kemungkinan tidak akan selamat dari dampak pandemi, terutama dari sisi pendapatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini