Khalil Gibran, Inspirasi Ariel NOAH Menciptakan Lagu

Evan Oktavianus, Jurnalis · Sabtu 03 Oktober 2020 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 03 205 2287916 khalil-gibran-inspirasi-ariel-noah-menciptakan-lagu-1hDfNVugMA.jpg Ariel NOAH (Foto: Instagram)

JAKARTA - Vokalis Band Noah, Ariel mengungkapkan bahwa penyair atau pujangga Khalil Gibran adalah merupakan sosok yang ia kagumi sejak remaja dan ternyata penyair tersebut menjadi inspirasinya dalam membuat puisi serta lagu-lagunya.

Dalam podcast 3 Podshow yang dibawakan oleh komedian Soleh Solihun, Ariel mengatakan bahwa alasannya mengagumi Khalil Gibran adalah karena gaya bahasa dari syair-syair yang dibuat oleh Khalil Gibran.

"Gaya bahasanya, mungkin sebagian orang bilang (itu) terlalu manis, tapi kalau gua bilang sih pas", ucap vokalis tersebut.

Baca Juga: Sukses Jadi Vokalis Band, Ariel NOAH Kubur Cita-Cita Arsitek

 

Ariel juga menilai bahwa syair Khalil Gibran memiliki kedalaman makna dalam kata tersebut.

"Gua seneng tulisan-tulisan yang gua baca halaman 2, halaman 3, halaman 4, terus kayaknya gua harus balik ke halaman 2 buat ngertiin ini." tambah pria bernama asli Nazril Ilham ini.

Selain itu, Ariel juga mengungkapkan bahwa ia mengagumi Khalil Gibran akibat salah membeli buku waktu ia menduduki bangku SMA. Dan sejak saat itu, ia bisa membuat puisi yang kemudian menjadi sebuah lirik lagu, karena ia terlebih dahulu mengenal musik daripada mengenal Khalil Gibran.

"Musik kan dari SMP ya, cuman pengen bikin lagu tapi ga punya kemampuan untuk nulis. Akhirnya kemampuan untuk nulisnya itu gara buat puisi itu.", ujarnya mengenai awal-awal ia membuat sebuah lirik lagu.

Ariel mengungkapkan juga bahwa pertama kali ia membuat sebuah lirik lagu, liriknya terlalu nirvana atau gelap.

Karena lirik tersebut menggambarkan orang yang putus asa dan ingin bunuh diri. Namun, lagu pertama yang Ariel berhasil buat adalah lagu yang ada di album Peterpan berjudul Yang Terdalam.

 

Sebenarnya, Ariel juga pernah ingin mengambil referensi dari penyair lain seperti Rumi. Namun karena bahasa yang diperkenalkan dari penyair tersebut adalah bahasa Inggris, Ariel mengatakan bahwa malah menjadi sesuatu yang aneh ketika ia membuat lirik berdasarkan referensi lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini