Langgar Kontrak, HarperCollins Gugat Lindsay Lohan Rp5,9 Miliar

Lintang Tribuana, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 11:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 33 2276055 langgar-kontrak-harpercollins-gugat-lindsay-lohan-rp5-9-miliar-CiPtz7ZvwZ.jpg Lindsay Lohan. (Foto: W Magazine)

NEW YORK - HarperCollins, salah satu perusahaan penerbit terbesar di dunia menggugat aktris Lindsay Lohan sebesar USD400.000 atau setara dengan Rp5,99 miliar ke Mahkamah Agung Manhattan. 

Berdasarkan dokumen gugatan yang dirilis Page Six pada Jumat (11/9/2020), penerbit tersebut mengklaim sang aktris tak pernah mengirimkan naskah untuk proyek buku yang telah mereka teken bersama sekitar 6 tahun silam. 

Lindsay Lohan/ (Foto: Hunger Magazine)

Lohan lewat perusahaannya Crossheart Productions menandatangani kontrak pembuatan buku dengan HarperCollins senilai USD1 juta, pada 27 Maret 2014. Berdasarkan kontrak tersebut, buku itu seharusnya sudah harus selesai setahun setelah kontrak diteken. 

Penerbit merasa dirugikan karena mereka sudah menyetorkan uang muka sebesar USD365.000 kepada Crossheart yang kemudian ‘ditransfer ke Lohan’ sebagai uang muka dari penggarapan buku tersebut. 

Karena buku itu belum rampung hingga batas waktu yang telah ditentukan, maka Crossheart dan HarperCollins sepakat untuk menambah rentang deadline menjadi 15 Maret 2017. Namun lagi-lagi, aktris Mean Girls itu dan perusahaannya tak pernah mengirimkan naskah yang telah dijanjikan. 

Baca juga: Lindsay Lohan "Kabur" Dijadwalkan Curhat Agama Bersama Mia Khalifa

Pada September 2018, HarperCollins menyurati perwakilan bintang film Freaky Friday itu dan membatalkan kontrak tersebut. Mereka meminta sang aktris untuk mengembalikan uang muka yang telah ditransfer. 

“Tergugat (Lindsay Lohan) tak mampu memberikan naskah dan mengembalikan uang yang telah diberikan penggugat karena terjadinya pelanggaran perjanjian. Dalam hal ini, tergugat hanya memperkaya diri tanpa adanya keadilan untuk penggugat,” bunyi tuntutan HarperCollins. 

Lindsay Lohan. (Foto: Instagram/@lindsaylohan)

Jeffrey Maidenbaum, kuasa hukum HarperCollins menegaskan bahwa Lindsay Lohan tak pernah memberikan naskah pada kliennya. Selain itu, penerbit itu juga tak pernah menerbitkan buku tentang sang aktris. 

Buku yang seharusnya diterbitkan itu sebenarnya berisi tentang tragedi kehidupan aktris 34 tahun tersebut yang diadaptasi dari pengalamannya menjalani rehabilitasi narkoba.*

Baca juga: Halle Berry Akui Pernah Memaki Bryan Singer saat Syuting X-Men  

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini