Catat Nama Orang yang Kritik Videonya, Anji: Ini Momen Memfilter Teman

Lintang Tribuana, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 33 2256520 catat-nama-orang-yang-kritik-videonya-anji-ini-momen-memfilter-teman-5NEBoMRvTo.jpg Anji (Foto: Okezone)

JAKARTA - Musisi Anji kini sedang disorot publik karena video kontroversialnya bersama Hadi Pranoto soal klaim obat anti Covid-19. Kini, pelantun Ternyata Cinta itu mengaku sudah mengantongi nama pihak yang menentang maupun yang mendukung aksinya.

"Saya mencatat siapa saja yang bersuara dan beropini menentang/setuju dengan apa yang saya lakukan," tulis Anji seperti dikutip dari Insta Story-nya pada Selasa (4/8/2020).

Anji

Baca Juga:

Dokter Tirta Ingin Ajak Anji Diskusi Soal Obat Covid-19

Anji dan Hadi Pranoto Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penyebaran Hoaks

Anji


"Cara menegur, cara mengkritisi, cara menyindir. Ada yang langsung chat WA marah-marah. Tapi esensinya baik, saya sangat hargai," sambungnya.

Anji mengaku akan menyelesaikan masalahnya ini dengan baik. Menurutnya, momen ini sekaligus menjadi waktu yang tepat untuk memilah teman.

"Saya akan menyelesaikan semua ini dengan baik tunggu beberapa hari ke depan. Dan ini adalah momen untuk memfilter teman," kata suami Wina Natalia itu.

Sebelumnya, video berjudul 'Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan!! (Part 1)' di saluran YouTube Anji menjadi kontroversi karena menghadirkan Hadi Pranoto yang mengaku sebagai profesor, pakar mikrobiologi sekaligus Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19.

Baca Juga:

Videonya Bikin Heboh, Anji: Saya Rasa yang Harus Minta Maaf Hadi Pranoto

Anji Sentil Netizen Soal Kontroversi Video Obat Anti Covid-19

Anji

Dia mengklaim obat temuannya mampu menyembuhkan dan mencegah penyakit Corona. Bahkan, dia menyebut bahwa obatnya sudah dikirim untuk ribuan pasien di Wisma Atlet dengan proses penyembuhan 2 hingga 3 hari.

Video yang dirilis 31 Juli lalu itu pun sudah dihapus YouTube. Kini, Anji dan Hadi dilaporkan oleh Ketum Cyber Indonesia atas dugaan menyebarkan hoaks di media sosial.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini