JAKARTA - Kondisi tubuh Jessica Iskandar tengah tidak bagus. Selain mengidap takikardia, wanita yang akrab disapa Jedar itu kini mengalami graves disease autoimmune hyperthyroidism (autoimun) yang membuat Jessica Iskandar mempunyai hormon tiroid berlebih.
Jessica Iskandar mengaku divonis mengidap penyakit graves disease autoimmune hyperthyroidism. Penyakit ini merupakan gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan produksi hormon tiroid berlebih.
Baca Juga:
Selain Takikardia, Jessica Iskandar Ternyata Idap Penyakit Autoimun
Jessica Iskandar Gagal ke Pelaminan, 4 Kenangan Manis Bareng Richard Kyle Sungguh Abadi

Kini, Jessica mesti mengonsumsi obat untuk menekan jumlah produksi hormon tiroidnya yang berlebih. Menurutnya, dokter akan mempertimbangkan jalur operasi jika penyakitnya tak kunjung sembuh setelah 6 bulan mengonsumsi obat.
"Masih butuh kelanjutan. Setelah 6 bulan, dokter akan memutuskan bakal meneruskan obat atau jalur operasi," kata Jessica seperti dikutip dari tayangan YouTube-nya pada Senin (27/7/2020).
Menurut Jessica, operasi yang dilaksanakan ada dua bentuk. Yakni operasi pengangkatan atau penghancuran tiroid.
"Dioperasikan artinya tiroid diangkat atau dihancurkan supaya enggak menghasilkan hormon berlebihan yang mengganggu sistem tubuh," ungkapnya.
Seandainya operasi itu dilakukan, Jessica menjelaskan bahwa dirinya harus mengonsumsi obat seumur hidup. Sebab, sudah tak ada lagi hormon tiroid yang dihasilkan tubuhnya.
Baca Juga:
Nonton Drakor di Korea Utara, Siap-Siap Dihukum Kim Jong Un!
Elma Theana Kesal Kakaknya Jadi Korban Malpraktik Klinik Kecantikan

"Kalau operasi artinya kan udah enggak ada tiroid. Aku harus minum obat seumur hidup. Karena manusia butuh tiroid, hormon itu membuat saluran pencernaan lancar. Kalau enggak ada, aku enggak bisa mencerna makanan," pungkasnya.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri