Ruri Repvblik Miris Lihat Kondisi Nino Elkasih di Panti Jompo

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Sabtu 18 Juli 2020 06:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 17 33 2248186 ruri-repvblik-miris-lihat-kondisi-nino-elkasih-di-panti-jompo-ooNAtxME8d.jpeg Ruri dan vokalis Elkasih, Nino (Foto: Ist)

JAKARTA - Vokalis band Elkasih, Nino harus berada di panti jompo. Tak ada keluarga, Nino kini menghabiskan hidup di atas kursi roda dan tinggal di panti jompo di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten.

Nino yang menderita stroke, kini harus bertahan hidup di panti. Miris, hak royalti dari lagunya yang booming tak pernah ia dapatkan.

Kondisi Nino membuat sahabat artis bergerak. Ruri Repvblik datang menjenguk dan mencoba memberikan bantuan apa yang bisa dilakukan. Ruri mengaku sedih dengan kondisi Nino saat ini.

Baca Juga:

Repvblik Ungkap Kisah Pahit di Balik Lagu Cinta Ini Kita Yang Punya

Repvblik Tuangkan Pengalaman Pribadi dalam Album Ketiga

Ruri dan Nino


"Saat ini sedang nengok Nino di panti jompo, melihat kondisinya yang kritis. Memang perlu banyak bantuan dari teman-teman juga. Perasaannya miris, tentu ingin membantu juga. Dalam keadaan sekarang tuh benar kritis, enggak ada yang bantu dan support dan gak ada keluarga," jelas Ruri kepada awak media.

Dengan kedatangannya, Ruri berharap sahabat artis lainnya juga ikut bergerak membantu Nino. Selain itu juga, Ruri mengimbau kepada label dan publishing yang membawahi lagu Elkasih untuk menyalurkan hak Nino.

"Lagunya dulu di era 2000-an memang booming. Kau Tigakan Cintaku. Sampai saat ini dia tidak mendapatkan royalti sedikit pun, kalau memang haknya Nino, kenapa gak dikasih? Kondisinya Nino enggak bisa ngapa-ngapain, enggak ada yang bantu dan support dia. Semoga datangnya kita semoga pesannya bisa sampai kepada label dan publishingnya," jelas Ruri.

(aln)

BERITA FOTO
+ 7

7 Gaya Cantik Hana Hanifah yang Diduga Tersandung Kasus Prostitusi

Memakai tank top putih makin terlihat cantik. (Foto : Instagram @hanaaaast)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini