Share

Bioskop Kembali Buka, Joko Anwar: Tegur Penonton yang Melanggar Protokol Kesehatan!

Lintang Tribuana, Okezone · Rabu 08 Juli 2020 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 206 2243163 bioskop-kembali-buka-joko-anwar-tegur-penonton-yang-melanggar-protokol-kesehatan-zd2y2vCJpA.jpg Joko Anwar.

JAKARTA - Sutradara Joko Anwar meminta para pengunjung bioskop menegur pengunjung lainnya yang tak mematuhi protokol kesehatan saat New Normal. Hal ini berkaitan dengan bakal dibuka kembali bioskop secara serentak pada 29 Juli 2020.

"Bisa saling menegur. Misalnya kita lagi ke bioskop ada yang enggak pakai masker bisa diingatkan pakai masker untuk kesehatan kita semua. Begitu juga soal pentingnya menjaga jarak," kata Joko Anwar saat dihubungi Okezone, Rabu (8/7/2020).

Joko Anwar beralasan, sikap saling menjaga itu penting dilakukan karena pihak pengelola bioskop tidak mungkin mengawasi pengunjung setiap saat.

"Pemilik bioskop kan enggak bisa selamanya mengawasi. Tapi kita sebagai pengunjung bertanggung jawab juga bisa saling mengingatkan," tambahnya.

Ilustrasi bioskop. (Foto: Asiaone)

Sutradara Pengabdi Setan berharap masyarakat bisa disiplin menjalankan protokol kesehatan agar tak ada penularan virus corona di bioskop.

Baca juga:

Bioskop Kembali Dibuka, Joko Anwar: Langkah yang Harus Dilakukan

"(Protokol kesehatan) ini harus dijalankan secara disiplin. Bukan saja oleh pemilik bioskop tapi juga oleh pengunjung bioskop," ujarnya.

Rencana pembukaan bioskop serentak di Indonesia pada 29 Juli 2020 diumumkan oleh Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GBPSI). Asosiasi ini menaungi Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum, dan New Star Cineplex.

Kesepakatan itu diambil berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 serta Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 02/KB/2020.

Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djoni Syafruddin menyatakan, dibutuhkan waktu sekitar tiga minggu bagi seluruh pengusaha bioskop untuk menyiapkan protokol new normal di dalam bioskop. Mulai dari materi komunikasi, edukasi penerapan protokol kepada karyawan, hingga komunikasi dengan rumah produksi film.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini