Cole Sprouse dan Lili Reinhart Bantah Lakukan Kekerasan Seksual

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 22 Juni 2020 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 33 2234319 cole-sprouse-dan-lili-reinhart-bantah-lakukan-kekerasan-seksual-VxbwOu0eRj.jpg Cole Sprouse dan Lili Reinhart (Foto: The Sonet)

LOS ANGELES - Tudingan telah melakukan tindakan kekerasan seksual tengah ramai menghiasi dunia hiburan Hollywood.

Tak lama setelah berita soal tudingan kekerasan seksual yang ditujukan pada aktor Ansel Elgort dan Justin Bieber, kini kembali muncul kabar perihal tudingan kekerasan seksual yang dilakukan oleh aktor dan aktris muda yang tengah hits namanya, Cole Sprouse dan Lili Reinhart.

Dituding telah melakukan tindakan kekerasan seksual, baik Cole dan Lili secara tegas membantah tudingan tersebut. Mantan pasangan kekasih ini, melalui akun Twitter resmi pribadinya mengeluarkan penyataan resmi yang menyatakan bantahan soal tudingan tak berdasar tersebut.

Tak main-main, tak terima dituduh sembarangan, Cole menyebutkan ia akan memproses orang yang melayangkan tuduhan tak berdasar tersebut secara serius.

 

“Hari ini aku menemukan diriku dan ketiga orang lawan mainku (merujuk pada Lili Reinhart, KJ Apa dan Vanessa Morgan) dituduh melakukan pelanggaran seksual oleh akun anonim di twitter. Saya menanggapi tuduhan ini dengan sangat serius, dan akan bekerja dengan tim yang tepat untuk sampai ke akar permasalahannya,” bunyi cuitan Cole Sprouse, seperti dikutip Starbiz, Senin (22/6/2020).

Baca Juga: Lili Reinhart Dukung Black Lives Matter Beri Pengakuan Mengejutkan

Sementara itu, tak lama setelah Cole mengunggah cuitannya, Lili juga menunggah cuitannya. dalam cuitannya tersebut, pemeran Betty Cooper di serial Riverdale tersebut dengan tegas mengatakan bahwa kebohongan seperti ini bisa menghancurkan karir seseorang.

“Terbukti bahwa akun anonim itu dibuat khusus hanya untuk membuat cerita palsu tentang saya dan para lawan main saya. Kebohongan semacam ini dapat menghancurkan hidup dan karir. Saya bisa menyebutnya kebohongan karena orang yang membuat tuduhan sudah mengakui bahwa cerita-cerita itu dibuat-buat,” terang Lili.

Lili bahkan meng-highlight tuduhan palsu seperti ini bisa malah membuat kisah tindakan kekerasan seksual yang nyata sebenarnya jadi dianggap tidak benar.

“Itu bisa mematahkan, pria dan perempuan yang berani tampil ke depan menyuarakan kebenaran,” pungkas Lili.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini